Opini  

Profil Kandek Purwantoro: Praktisi Penggerak Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Di Kota Batu

Foto Kandek Purwantoro berbaju putih

Kota Batu_Pintubatunews.com_Kandek Purwantoro lahir di Malang, 15 November 1972 merupakan praktisi pengolahan sampah mandiri yang aktif mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat secara berkelanjutan di Kota Batu. Aktivitasnya mencakup pengelolaan sampah mulai dari sampah basah, pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali melalui kegiatan daur ulang.

Dalam kiprahnya, Kandek turut mengembangkan dan mendampingi pelayanan bank sampah di sekitar 70 titik yang melayani masyarakat, UMKM, hotel, dan restoran. Jaringan tersebut melibatkan lebih dari 3.500 warga yang tersebar di 17 desa/kelurahan di Kota Batu.

Selain pengelolaan bank sampah, Kandek juga aktif memberikan pendampingan dan edukasi mengenai rumah kompos, khususnya dalam mendorong masyarakat untuk mengolah sampah organik secara mandiri di tingkat lingkungan.

Pekerjaan

Kandek Purwantoro menjabat sebagai Direktur Bank Sampah Induk di Kota Batu. Dalam menjalankan kegiatan tersebut, ia mengembangkan sistem pelayanan jemput bola untuk memudahkan masyarakat maupun pelaku usaha dalam menyalurkan sampah yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Setiap hari, Kandek bersama tim operasional berkeliling ke berbagai desa dan kelurahan di Kota Batu untuk mengambil sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomi. Kegiatan ini dilakukan berdasarkan jadwal pelayanan maupun permintaan dari kelompok masyarakat, bank sampah unit, UMKM, hotel, restoran, dan pelanggan lainnya. Sampah yang dikumpulkan antara lain berupa botol plastik, kardus, kertas, kaleng, besi, serta berbagai jenis material anorganik lain yang masih dapat dipilah dan dimanfaatkan.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan penjemputan langsung dari rumah warga, titik pengumpulan, lingkungan usaha, maupun lokasi bank sampah unit. Sampah yang terkumpul kemudian dibawa ke Bank Sampah Induk untuk ditimbang, dicatat, dipilah berdasarkan jenis dan kualitasnya, lalu disalurkan kepada pihak yang membutuhkan atau industri daur ulang. Sistem ini membantu masyarakat memperoleh manfaat ekonomi dari sampah sekaligus mengurangi sampah anorganik yang berakhir di tempat pembuangan.

Kegiatan operasional tersebut juga menjadi sarana edukasi langsung kepada masyarakat. Saat melakukan penjemputan, tim memberikan pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah dari sumbernya, menjaga kebersihan material yang disetorkan, serta memisahkan sampah yang memiliki nilai ekonomi dari sampah residu. Dengan demikian, pelayanan jemput bola tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan pengumpulan, tetapi juga memperkuat kebiasaan pemilahan dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Operasional bank sampah didukung oleh 1 unit truk dan 2 unit kendaraan pickup, serta 8 orang karyawan. Bank Sampah Induk tersebut membina sekitar 70 bank sampah, termasuk yang berada di lingkungan hotel, restoran, UMKM, serta sejumlah wilayah di Kota Batu meliputi Kecamatan Bumiaji, Kecamatan Batu dan Kecamatan Junrejo.

Foto Kandek Purwantoro saat jemput bola untuk memudahkan masyarakat maupun pelaku usaha dalam menyalurkan sampah yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Aktivitas Organisasi Sosial

Selain menjalankan aktivitas profesional di bidang persampahan, Kandek Purwantoro juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan, antara lain:

  • Anggota Sabers Pungli (Sapu Bersih Sampah Nyemplung Kali).
  • Pengurus komunitas pengolahan sampah mandiri.
  • Anggota Forum Kota Batu Sehat periode 2019–2025.
  • Anggota Tim Praktisi sebagai pendamping percepatan pengelolaan persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu periode 2025–2026.

Komitmen

Kiprah Kandek Purwantoro menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan timbulan sampah, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat, pemberdayaan ekonomi, edukasi lingkungan, dan keberlanjutan pengelolaan sampah.

Melalui pengembangan bank sampah, pelayanan jemput bola yang dilakukan setiap hari ke berbagai desa dan kelurahan, pengelolaan rumah kompos, edukasi masyarakat, serta pendampingan berbagai kelompok, Kandek turut berperan dalam membangun kesadaran bahwa sampah dapat dikelola menjadi sumber daya yang memiliki manfaat sosial, lingkungan, dan ekonomi bagi masyarakat Kota Batu.

Infografis, ayo pilah sampah dari sumbernya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *