Uji Kualitas Udara Digelar di TPS3R Rejeki Barokah Desa Sumbergondo, Pantau Dampak Pembakaran Sampah

Kota Batu_Pintubatunews.com — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu melakukan kegiatan uji kualitas udara di sejumlah titik yang mewakili masing-masing wilayah kerja Puskesmas. Pengujian tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat konsentrasi polutan di udara serta memastikan kondisi udara tetap aman bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Salah satu lokasi pengujian berada di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Rejeki Barokah, Dusun Segundu, Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang menjadi lokasi perwakilan Puskesmas Kecamatan Bumiaji.

Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan (Kesling), Kesehatan Kerja, dan Olahraga Dinkes Kota Batu, Esty Setya Windari, SKM, melalui sambungan seluler, Selasa (22/9/2026), menjelaskan bahwa pengujian dilakukan dengan menempatkan peralatan pada dua titik berbeda.

“Pelaksanaan uji kualitas udara di masing-masing Puskesmas diwakili oleh satu TPS3R. Untuk Puskesmas Kecamatan Bumiaji Kota Batu dilaksanakan di TPS3R Rejeki Barokah Dusun Segundu Desa Sumbergondo,” jelas Esty.

Menurutnya, pengukuran menggunakan dua unit mobil yang masing-masing membawa peralatan pengujian. Satu unit ditempatkan di sekitar area tungku pembakaran sampah residu, sedangkan unit lainnya ditempatkan pada lokasi yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah penduduk dan area aktivitas rutin masyarakat.

“Pemasangan peralatan menggunakan dua unit mobil. Satu unit mobil peralatan berada di dekat tungku pembakaran sampah residu. Sedangkan satu unit mobil lainnya meletakkan peralatan lebih kurang 300 meter dari rumah penduduk dan area aktivitas rutin masyarakat,” terangnya.

Pengukuran Dilakukan Selama 24 Jam

Esty mengatakan, peralatan pengujian dipasang selama 24 jam untuk memperoleh data kualitas udara dalam periode pengamatan yang lebih representatif.

Pengukuran dimulai pada Senin (21/9/2026) pukul 09.00 WIB dan berakhir pada Selasa (22/9/2026) pukul 09.00 WIB.

“Tujuannya untuk mengetahui tingkat konsentrasi polutan di udara bebas dan memastikan apakah kualitas udara masih aman bagi kesehatan dan lingkungan sebagai dampak pembakaran sampah,” jelasnya.

Pengujian kualitas udara tersebut menjadi bagian penting dalam pemantauan lingkungan di sekitar fasilitas pengelolaan sampah. Data hasil pengukuran nantinya dapat menjadi bahan evaluasi terhadap kegiatan pengelolaan, khususnya aktivitas yang berpotensi menghasilkan emisi ke udara.

Hasil Uji Akan Didiseminasikan

Dinkes Kota Batu selanjutnya akan melakukan diseminasi terhadap hasil pengujian kualitas udara tersebut. Dalam kegiatan itu, narasumber yang memiliki kompetensi di bidang terkait akan dihadirkan untuk memberikan penjelasan dan masukan berdasarkan hasil pengukuran.

“Hasil dari uji kualitas udara ini nanti akan didiseminasikan dengan mengundang narasumber yang kompeten di bidangnya sebagai masukan untuk manajemen pengelolaan sampah di TPS3R,” pungkas Esty.

Dengan adanya pengujian tersebut, data kualitas udara di sekitar TPS3R diharapkan dapat menjadi dasar dalam melakukan evaluasi dan penyempurnaan pengelolaan sampah, terutama terkait aktivitas pembakaran sampah residu dan potensi dampaknya terhadap lingkungan serta masyarakat sekitar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *