Bon Kopi Wisata Petik Stoberi, Destinasi Wisata Alam Unggulan di Kota Batu

Foto Krismi Andayani tengah memakai baju merah

Kota Batu_Pintubatunews.com Bon Kopi merupakan destinasi wisata petik stroberi kini menjadi salah satu pilihan favorit wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan di Kota Batu, Jawa Timur. Konsep wisata alam yang dipadukan dengan pengalaman memetik buah segar secara langsung. Wisata ini memberikan sensasi berbeda sekaligus edukatif bagi para pengunjung, baik anak-anak maupun orang dewasa. Wisata petik stroberi Bonkopi yang berada di Dusun Junggo Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Saat musim hujan, pengunjung pun tetap antusias

Untuk menikmati wisata petik stroberi, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp 25.000 per orang. Dengan tiket tersebut, wisatawan bebas berswafoto tanpa estimasi waktu, pengujung juga diperbolehkan memakan stroberi langsung di kebun sebanyak lima buah. “Pengujung juga bisa membawa pulang buahnya untuk oleh-oleh. Buah bisa dipetik sendiri lalu ditimbang di kasir dengan harga Rp 10.000 per ons nya,” tutur  Krismi Andayani pemilik lahan sekaligus pengelola Wisata Petik Stroberi Bon Kopi. Selain menyajikan pengalaman memetik buah secara langsung, Bonkopi juga menyediakan berbagai produk olahan. Mulai dari jus stroberi segar yang dibuat dari buah hasil petikan langsung, hingga stand UMKM yang menjual aneka produk olahan lokal ada kripik apel, kripik nangka, carangmas apel dan lain-lain.

Foto edukasi petik strowberi warga lokal Shabiya

“Kami juga menjual jus stroberi yang dipetik langsung dari kebun. Tentu rasanya masih segar, karena buahnya langsung dipetik dari kebun. Kami juga menjual aneka keripik, cuka apel, sampai kremes apel yang lagi viral. Itu hasil karya ibu-ibu UMKM di sekitar Desa Tulungrejo,” ujarnya.

Wisatawan lokal juga berkunjung dihari libur

Pengunjung wisata petik stroberi Bonkopi tidak hanya berasal dari wilayah Malang Raya. Juga diminati wisatawan dari berbagai daerah, bahkan hingga mancanegara. “Pernah datang youtuber atau selebgram yanti-guixe warga Indonesia yang menikah dengan bule dari Barcelona Spanyol,” ungkap Krismi. Sebagian besar pengunjung yang datang adalah rombongan, terutama untuk wisata edukasi. Selain itu, wisatawan asing dari kawasan Asia seperti Malaysia dan Singapura juga cukup sering berkunjung.

Pengunjung lokal dari sekitar Bon Kopi

Bonkopi juga menjalin kerja sama dengan pelaku wisata lain di Kota Batu, seperti penyedia jip dan ATV untuk berkeliling area hutan dan perkebunan. Wisatawan juga dapat melanjutkan pengalaman dengan wisata petik apel atau petik jeruk di kebun mitra. “Kami saling mensupport. Setelah petik stroberi tamu ingin petik apel, kami arahkan ke kebun teman. Tujuannya sama-sama mengembangkan wisata edukasi di Kota Batu,” pungkas Krismi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *