Kota Batu, Pintubatunews.com — Tiga unit motor Tossa milik Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Dusun Tinjumoyo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu, mengalami kerusakan secara bersamaan.
Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap pelayanan pengangkutan sampah warga, khususnya di Dusun Tonggolari yang mencakup 6 RW. Selama tiga hari, sampah warga di wilayah tersebut belum dapat diangkut.
Ketua KSM TPS3R Dusun Tinjumoyo, Desa Sidomulyo, Fatchur Rochman, saat ditemui Selasa (29/9/2026) bersama Aditya, Pendamping TPS3R Desa Sidomulyo dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, membenarkan kondisi tersebut.
“Motor Tossa sejumlah tiga unit sedang mengalami kerusakan secara bersamaan,” ujar Fatchur. Ia menjelaskan, kerusakan yang dialami ketiga kendaraan tersebut berbeda. Satu unit mengalami kampas rem habis dan sudah waktunya dilakukan penggantian.
Sementara satu unit lainnya mengalami kerusakan ball joint yang patah. Proses pemesanan suku cadang untuk kendaraan tersebut sudah dilakukan, namun hingga kini masih menunggu spare part.
“Sedangkan satu unit lagi sedang mogok di rest area Desa Sidomulyo. Ball joint-nya juga rusak,” jelasnya.
Sampah 6 RW Terdampak
Kerusakan tiga kendaraan pengangkut tersebut membuat pelayanan pengambilan sampah warga ikut terganggu.
Menurut Fatchur, warga di Dusun Tonggolari yang terdiri dari 6 RW menjadi wilayah yang terdampak langsung. Sampah rumah tangga selama tiga hari belum dapat diambil karena tidak tersedianya kendaraan operasional yang siap digunakan.
“Akibat dari kerusakan kendaraan tersebut, sampah warga di Dusun Tonggolari sejumlah 6 RW terdampak langsung dan selama tiga hari belum bisa diambil sampahnya,” jelas Fatchur.
Kondisi tersebut menjadi persoalan tersendiri bagi pengelola TPS3R karena kendaraan Tossa merupakan salah satu sarana penting dalam pengangkutan sampah dari sumber menuju tempat pengolahan.
Berusaha Cari Kendaraan Pengganti
Meski menghadapi keterbatasan kendaraan, KSM TPS3R Dusun Tinjumoyo tidak tinggal diam. Pengelola berupaya mencari solusi sementara agar pelayanan pengangkutan sampah dapat kembali berjalan.
“Kami tidak tinggal diam dan berusaha ke sana kemari mencari pinjaman motor Tossa, termasuk juga menghubungi ke DLH Kota Batu,” pungkas Fatchur.
Kerusakan tiga kendaraan secara bersamaan tersebut menunjukkan pentingnya ketersediaan kendaraan cadangan maupun dukungan perawatan rutin bagi operasional TPS3R. Sebab, ketika seluruh kendaraan mengalami gangguan, pelayanan pengangkutan sampah dari masyarakat dapat langsung terhenti.
Bagi TPS3R, keberadaan kendaraan pengangkut bukan sekadar sarana operasional, tetapi menjadi mata rantai penting agar sampah dari rumah warga dapat masuk ke sistem pengelolaan dan tidak menumpuk di lingkungan permukiman.












