Kota Batu_Pintubatunews.com. Rumah kompos di TPS3R (tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle) Jalibar Berseri Desa Oro Oro Ombo Kecamatan Batu Kota Batu sudah mulai dipergunakan sejak (3/2/2026). Bangunan yang terdiri dari 4 sel setelah diisi selama 1 bulan lebih satu minggu sudah hampir terisi penuh sejumlah 2 sel.
Menurut Titik Setyawati Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Jalibar Berseri saat ditemui di lokasi Selasa (10/3/2026) mengatakan, “Jumlah pelanggan sampah rumah tangga baik dari warga desa dan perumahan yang kami kelola di Desa Oro Oro Ombo sejumlah kurang lebih 2.300, belum sampah yang masuk dari tempat pariwisata. Juga saat ini ada perumahan yang baru dibangun, kalau tidak salah dalam proses pembangunan oleh 2 developer. Jumlah pengurus ditambah pegawai 26 orang, itu pun 3 orang pengurus merangkap pengambilan sampah dan koordinator lapangan. Dan saya sebagai Ketua terkadang juga ikut turun membantu pemilahan sampahnya, “tuturnya.

“Sampah yang sudah terfermentasi satu bulan ini kita masih belum sempat melakukan pembalikan secara berkala. Air lindi yang dihasilkan dari fermentasi rumah kompos, banyak warga desa yang bekerja sebagai petani, meminta air lindi dipergunakan untuk campuran pupuk pertanian organik. Tentunya kami berikan secara gratis dengan menggunakan galon bekas air mineral yang sudah kami sediakan, “tegasnya.
“Seminggu lagi kalau di Sel 2 sudah terisi sampah organik semuanya, baru kita beralih ke sel 3. Kemungkinan dalam waktu satu bulan mendatang kalau di sel 3 dan 4 sudah terisi, sampah organik di sel 1 sudah bisa kita panen atau kita keluarkan di halaman samping untuk dijemur lalu dilakukan proses pencacahan dan pengayakan kompos. Semoga sebulan mendatang, cuacanya sudah mulai memasuki musim panas. Kalaupun terjadi hujan, kita sudah menyediakan terpal penutup. Kalau melihat secara kasat mata sebulan lagi kompos di sel 1 dan 2 sudah bisa dilakukan pemanenan, “pungkas Titik Setyawati dengan nada meyakinkan.












