Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Gandeng Fatayat NU Srebet Desa Pesanggrahan Gelar Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme

Foto bersama usai acara pembuatan eco enzyme

Kota Batu_Pintubatunews.com — Sebanyak 26 anggota Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Srebet Desa Pesanggrahan Kecamatan Batu Kota Batu Minggu (2/8/2026) sore berkumpul di kediaman Ririn, RT 02 RW 05 Gang Pesarean, Desa Pesanggrahan. Kehadiran ibu-ibu ini bukan sekadar untuk silaturahmi rutin, melainkan belajar mengolah limbah dapur menjadi produk serbaguna lewat pelatihan pembuatan eco enzyme.

​Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB ini diinisiasi oleh 10 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 120 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan base camp Dusun Srebet Barat Desa Pesanggrahan. Mereka menggandeng 2 orang dari Tim Praktisi Pendamping Percepatan Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu Gung Endah dan Suprapti Kanti dan 1 orang relawan eco enzyme Kota Batu.

Foto mahasiswa sedang membantu memasukkan bahan organik ke dalam botol

Edukasi ini sengaja digelar untuk menekan volume sampah organik rumah tangga yang setiap hari dibuang begitu saja. Dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana di sekitar rumah, warga diajak membuat cairan hasil fermentasi yang kaya manfaat.

​Dalam sesi praktik, peserta diajarkan memanfaatan wadah bekas berupa botol plastik ukuran 1,5 liter. Bahan baku yang digunakan meliputi molase (tetes tebu), sampah kulit buah-buahan segar, dan air bersih.

​Para peserta tampak cermat menakar komposisi bahan agar proses fermentasi berjalan sempurna, sekaligus mempelajari cara merawat botol selama masa penyimpanan tiga bulan ke depan.

​Ketua Fatayat NU Ranting Srebet, Farida, menyambut positif pelatihan ini. Menurutnya, materi yang diberikan sangat dekat dengan aktivitas harian ibu-ibu rumah tangga.

​”Kelompok Fatayat Ranting Srebet senang sekali bisa belajar dan membuat eco enzyme secara mandiri hari ini. Harapannya, ilmu ini bisa langsung diterapkan oleh ibu-ibu di rumah masing-masing,” tutur Farida di sela-sela kegiatan.

Foto Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga menyerahkan  sertifikat kepada Gung Endah selaku narasumber

​Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN 120 UIN Sunan Kalijaga bersama DLH Kota Batu berharap kebiasaan memilah dan mengolah sampah organik dapat tertanam di lingkungan warga Srebet. Selain mengurangi beban limbah di tingkat desa, cairan eco enzyme yang dihasilkan nantinya bisa dimanfaatkan warga sebagai pembersih alami hingga pupuk tanaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *