Kota Batu_Pintubatunews.com_Sosialisasi dan pelatihan pembuatan eco enzyme kembali digelar di Desa Sidomulyo oleh Tim Praktisi selaku pendamping Percepatan pengelolaan persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Divisi Eco Enzyme. Kegiatan digelar di Balai Dusun Tonggolari Desa Sidomulyo Kecamatan Batu Kota Batu Sabtu (1/8/2026) bekerjasama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Pada saat sosialisasi Gung Endah Tuti Rahayu menyampaikan kepada peserta yang hadir, “Hal menarik dari acara pelatihan ini yaitu Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga selain sebagai penyelenggara acara, juga sukses mencarikan sumber sampah organik dari penjual gorengan berupa kulit pisang dan kulit- kulit buah lainnya seperti semangka, nanas, melon, pepaya dari Indomaret, sebagai tambahan bahan organik mereka juga mengambilkan kulit jeruk dari alun-alun Kota Batu.”

“Mereka juga menyiapkan 30 botol bekas minuman kemasan kapasitas 1,5 liter untuk wadah fermentasi dan botol kapasitas 220 ml sebagai wadah eco enzyme yang sudah jadi serta dibagikan kepada semua peserta pelatihan. Peserta juga mendapat modul dasar eco enzyme yang saya susun sebagai hadiah diprintkan oleh mahasiswa KKN tersebut,” jelasnya.
“Para peserta diwajibkan membawa peralatan sendiri berupa telenan, pisau, mangkok plastik untuk menimbang bahan organik dan teko untuk wadah air. Acara ini berjalan lancar berkat kerjasama apik antara divisi eco enzyme dan mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sebelumnya para mahasiswa berkunjung langsung ke rumah saya, lalu dilanjutkan beberapa kali rapat koordinasi melalui google meet. Kerjasama ini akan dilakukan lagi untuk pelatihan lanjutan yaitu membuat sabun eco enzyme, “tegas Gung Endah.
Ketua Tim Penggerak PKK Dusun Tonggolari Desa Sidomulyo Juma’iyah hadir bersama 30 anggotanya sangat antusias mengikuti pelatihan Sabtu (1/8/2026) menambahkan, “Sebenarnya saya sudah pernah mengikuti pelatihan eco enzyme seperti saat ini pada tahun 2021 di Balai Desa Sidomulyo, namun saat itu belum benar-benar memahami sehingga belum bisa menularkan kepada warga Dusun Tonggolari.”

“Dengan diadakan pelatihan eco enzyme skala rumah tangga kali ini, saya merasa lebih bersemangat untuk bisa mengolah sampah organik menjadi eco enzyme. Semoga selanjutnya bisa menularkan pengetahuan ini kepada warga Dusun Tonggolari, mengingat manfaat eco enzyme ini sangat cocok untuk para ibu rumah tangga maupun untuk para petani yang ada di desa Sidomulyo, “pungkas Juma’iyah.












