Kota Batu_Pintubatunews.com _Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Tempat pengolahan sampah – reduce, reuse, recycle (TPS3R) Dusun Kedung Desa Giripurno Kecamatan Bumiaji Kota Batu, berusaha menggabungkan budidaya maggot dengan budidaya ikan lele. Sampah organik dari rumah tangga selain dimasukkan rumah kompos juga diolah terlebih dahulu menjadi maggot (larva Black Soldier Fly/BSF). Maggot ini kemudian digunakan sebagai pakan berprotein tinggi untuk ikan lele, yang mampu menekan biaya pakan hingga 50%.
Ketua KSM TPS3R Dusun Kedung Desa Giripurno Suwaji saat ditemui di halaman TPS3R Senin (3/8/2026) menyampaikan, “Pembangunan 4 unit bioflog CSR (Corporate Social Responsibility/tanggung jawab sosial perusahaan) dari United Tractors baru saja selesai. Yang awalnya bahan yang dibeli secara online belum sesuai dengan spesifikasi, dan saat ini sudah sesuai yang diharapkan.”

“Masa uji coba penggunaan bioflog, selama 3 hari sudah diisi dengan air dan dicampur 1 karung pupuk organik dengan maksud untuk mengurangi bau terpal plastik. Sehingga saat diisi dengan benih ikan lele supaya bisa segera beradaptasi. Sore ini Senin (3/8/2026) saya bersama Ketua RT akan beli benih ikan lele di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Rencananya masih uji coba setiap bioflog akan diisi benih sebanyak 300 ekor atau 1.200 ekor, dengan harga per 300 ekor benih kemungkinan seharga Rp 100.000,- yang dianggarkan dari kas TPS3R, “jelasnya.”
” Hasil panen lele nanti semoga dapat meningkatkan pendapatan sehingga bisa dipergunakan untuk menutup biaya operasional di TPS3R. Selain itu di lokasi TPS3R ini kami berharap bisa dipakai sebagai tempat belajar warga atau sekolah untuk melihat langsung bagaimana sampah diubah menjadi produk produktif, “tambahnya.
“Kemarin saat bersih-bersih TPS3R, Alhamdulillah kami dibantu oleh 10 Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) dari Universitas Negeri Malang yang sedang KKN di Dusun Kedung Desa Giripurno ini, “pungkas Suwaji dengan nada bangga.












