Kelangkaan Solar Hambat Panen Kompos TPS3R Tinjumoyo Sidomulyo, Pekerja Harian Terpaksa Diliburkan

Kota Batu, Pintubatunews.com – Proses pemanenan kompos di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Dusun Tinjumoyo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu, terpaksa dihentikan sementara akibat sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.

Kondisi tersebut berdampak pada operasional mesin pencacah kompos yang sebelumnya telah digunakan selama dua minggu untuk membantu proses pengolahan kompos yang siap dipanen. Bahkan, Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPS3R Tinjumoyo sempat menambah satu orang pekerja harian guna mempercepat proses pemanenan.

Namun, sulitnya memperoleh solar di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) membuat kegiatan pemanenan harus dihentikan sementara. Pekerja harian tambahan pun terpaksa diliburkan hingga ketersediaan solar kembali normal.

Hal tersebut disampaikan Surip, pekerja TPS3R Tinjumoyo yang bertugas memilah sampah, khususnya sampah organik, saat ditemui pada Kamis (15/10/2026).

“Mesin pencacah sudah dua minggu digunakan untuk mencacah kompos yang sudah siap dipanen. Bahkan, Ketua KSM TPS3R saat proses panen kompos telah menambah satu orang pekerja harian untuk membantu pemanenan,” ungkap Surip.

Ia menjelaskan, kegiatan pemanenan akhirnya dihentikan karena kesulitan mendapatkan solar. Akibatnya, pekerja harian yang sebelumnya membantu proses tersebut untuk sementara diliburkan.

“Karena sulitnya mencari BBM jenis solar di SPBU, akhirnya kegiatan pemanenan dihentikan. Pekerja hariannya juga diliburkan sementara, menunggu tersedianya solar,” terang Surip.

Di tengah kendala tersebut, Surip tetap menjalankan tugas rutinnya dalam pengelolaan sampah organik. Sampah organik hasil pemilahan langsung dibawa ke sel rumah kompos untuk diproses lebih lanjut.

Selain melakukan pemilahan pada siang hari, Surip juga melakukan pembalikan sampah organik pada malam hari, terutama terhadap material yang telah berada di dalam sel rumah kompos selama lebih dari dua minggu.

Pembalikan dilakukan untuk membantu mempercepat proses penguraian dan fermentasi bahan organik sehingga dapat menjadi kompos yang siap dimanfaatkan.

Foto Ketua KSM TPS3R Dusun Tinjumoyo, Desa Sidomulyo, Fatchur Rochman, (baju warna biru)

Terpisah, Ketua KSM TPS3R Dusun Tinjumoyo, Desa Sidomulyo, Fatchur Rochman, membenarkan bahwa kelangkaan solar menjadi kendala dalam proses pemanenan kompos di lokasi tersebut.

Hal itu disampaikan saat ditemui bersama Supradi, anggota Tim Praktisi Pendamping Percepatan Pengelolaan Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, serta Supriadi, Ketua KSM TPS3R Kelurahan Sisir. Ketiganya sedang melihat secara langsung proses pengelolaan sampah organik di TPS3R Tinjumoyo.

Terhentinya pemanenan kompos tersebut menunjukkan bahwa ketersediaan BBM menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran operasional pengolahan sampah, terutama ketika mesin berbahan bakar solar digunakan untuk membantu proses produksi kompos.

Pengelola TPS3R Tinjumoyo kini menunggu ketersediaan solar agar proses pemanenan dapat kembali dilanjutkan dan kegiatan pengolahan sampah organik berjalan normal.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *