Kota Batu_Pintubatunews.com_Dalam rangka memperingati 100 tahun berdirinya Desa Tulungrejo Pemerintah Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu gelar karnaval budaya pada Rabu (5/8/2026). Acara dimulai dari lapangan Dusun Wonorejo dengan finish di pintu masuk taman rekreasi Selecta yang diikuti oleh 40 perwakilan dari 5 Dusun yaitu Wonorejo, Junggo, Gerdu, Gondang dan Kekep. Meskipun karnaval tersebut sudah berlalu 5 hari lalu, tetapi tumpukan sampah khususnya dari Dusun Junggo bisa diambil oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) tempat pengolahan sampah – reduce, reuse, recycle (TPS3R) Dusun Junggo Desa Tulungrejo pada Senin (10/8/2026).

Disampaikan oleh Hermawan pengurus KSM TPS3R Dusun Junggo Desa Tulungrejo pada Senin (10/8/2026) yang didampingi oleh Rohim pendamping TPS3R Desa Tulungrejo dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu. “Karnaval dilaksanakan hari Rabu, hingga Kamis pagi hari sehingga sampah yang dari warga belum bisa langsung diambil. Sampah dari Dusun Junggo pengambilannya di hari Senin dan Kamis. Biasanya setiap Senin sampah yang masuk ada 3 mobil colt pick up dengan kapasitas 2 hingga 3 ton, untuk hari ini masih belum bisa memprediksi berapa banyaknya. Saat ini motor Tossa diperkirakan mengangkut sampah 4 hingga 5 Tossa, sedangkan colt pick up diperkirakan 4 pick up, ” tuturnya.
“Mulai Jum’at (7/8/2026) kami melakukan pengambilan sampah untuk Dusun Wonorejo, dan hari Sabtu pengambilan untuk Dusun Gondang. Karena hari Minggu di TPS3R libur, jadi jadwal pengambilan untuk Dusun Junggo kita lakukan hari Senin ini. Mengingat volume sampah lumayan banyak, pagi tadi teman-teman yang mengambil sampah berangkatnya lebih pagi untuk menyelesaikan sisa sampah karnaval,” tegasnya.

“Sampah organik sudah dilakukan pemanenan ada 2 bak penampung dari jumlah 4 bak penampung, dengan ukuran kedalaman 1 mtr lebar 2 meter panjangnya 3 meter atau kapasitas 6 meter kubik. Sebanyak 2 ton sudah dikemas dalam karung dan dibawa ke DLH Kota Batu, sisa yang belum diayak kurang lebih ada 1 ton. Sedangkan dari 2 bak penampung yang belum kami keluarkan kemungkinan masih tersisa kurang lebih 3 ton lagi. Kapasitas bak penampung ini bisa terisi sampah organik kurang lebih 3 minggu, “tambahnya.
“Harapan saya untuk warga Desa Tulungrejo, supaya bersedia melakukan pilah sampah dari rumah masing-masing agar mempermudah dan mempercepat waktu mengelola sampah di TPS3R ini, “pungkas Hermawan.












