DLH Kota Batu Gelar Aksi Pungut Sampah, Greenation Goes to Pasar Induk Among Tani

Greenation Goes to Pasar Induk Among Tani merupakan bagian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), yang menekankan pentingnya perubahan perilaku dan keterlibatan kolektif dalam mengurangi sampah mulai dari sumbernya.

Foto ribuan peserta yang hadir, melakukan senam bersama-sama yang dipandu oleh pemandu senam diatas panggung,

Kota Batu_Pintubatunews.com. Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu (DLH) dalam rangka Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Kota Batu Tahun 2026. Mengadakan kegiatan Greenation goes to Pasar Induk Among Tani melalui aksi Pungut Sampah pada Jumat, (13/2/2026) peserta mulai berdatangan sejak pukul 06.00 bertempat di Lobby Pasar Induk Among Tani Batu.

Greenation Goes to Pasar Induk Among Tani merupakan bagian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), yang menekankan pentingnya perubahan perilaku dan keterlibatan kolektif dalam mengurangi sampah mulai dari sumbernya.

Ribuan peserta datang menggunakan pakaian olah raga dan membawa tempat minum guna ulang. Acara ini dihadiri oleh Wakil Walikota Batu Hely Suyanto dan Kepala OPD, perwakilan ASN Kota Batu, TNI, Polri dan undangan untuk perwakilan sekolah. Di zona A jenjang SMA/SMK masing-masing sekolah sebanyak 60 (enam puluh) siswa diikuti 9 sekolah antara lain: SMA Negeri 1 Batu, SMA Negeri 2, SMA Negeri 3, SMK Negeri 1, SMK Negeri 2, SMK Negeri 3, SMA Islam, SMA Imanuel dan MAN Kota Batu.

Zona B peserta jenjang SMP masing-masing sekolah sebanyak 40 (empat puluh) siswa diikuti 6 sekolah antara lain SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3, SMP Muhammadiyah 8, SMP Islam, dan SMP Imanuel.

Zona C peserta jenjang SD masing-masing sekolah sebanyak 20 (dua puluh) siswa diikuti 6 sekolah antara lain SDN Temas 01, SDN Sisir 03, SDN Sisir 04, SDN Sisir 06, SD Imanuel, SDN Oro-Oro Ombo 02.

Kegiatan diawali dengan senam bersama yang dipandu oleh pemandu senam diatas panggung, dilanjutkan apel pagi dipimpin Wakil Walikota Batu Hely Suyanto. Dilanjutkan dengan lomba aksi Pungut Sampah terbagi 3 zona yaitu zona A di pasar pagi, zona B di parkiran barat dan timur (depan pasar induk Among Tani), dan Zona C di pasar sayur.

Foto sampah hasil lomba Pungut Sampah selanjutnya dibawa ke TPA Tlekung.

Juri lomba dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, dengan kriteria lomba aksi pungut sampah sebagai berikut: peserta adalah siswa/siswi aktif SMP dan SMA/SMK di seluruh sekolah Kota Batu dan ASN Kota Batu. Setiap sekolah/instansi dapat mengirimkan lebih dari 1 tim peserta. Dalam 1 (satu) tim terdiri dari 20 (sepuluh) orang. Peserta dalam 1 tim harus berasal dari sekolah/instansi yang sama.Setiap peserta hanya diperbolehkan mengikuti dalam 1 tim. Dan peserta wajib mematuhi semua aturan yang telah ditetapkan oleh panitia.

Atribut dan perlengkapan yang disiapkan oleh panitia untuk peserta Lomba Grebek Sampah dalam kegiatan Kampanye Lingkungan di Pasar Induk Among Tani Kota Batu 2026 yaitu Trashbag 3 warna (hitam, kuning, merah), sarung tangan dan masker, hand sanitizer serta sapu lidi.

Foto perwakilan dari SMA Negeri 1 Kota Batu

Aksi pungut dan pilah sampah ini dalam durasi 20 menit setiap tim harus mengumpulkan sampah di zona masing-masing dan langsung memilahnya ke dalam 3 kantong berbeda: warna kantong kuning untuk sampah organik (sisa sayur, buah, makanan, dll). Warna kantong hitam sampah anorganik/daur ulang (botol plastik, kardus, kaleng, dll). Warna kantong merah untuk sampah residu (styrofoam, pembalut, puntung rokok, tisu, popok dll). Sampah yang sudah dipilah dikumpulkan oleh ketua tim pada panitia di setiap Zona masing-masing dibawa ke pos penimbangan untuk ditimbang dan dinilai.

Adapun hasil lomba Hari Peduli Sampah Nasional:

  1. SDN Sisir 6 jumlah sampah 49.09 kg total nilai 300.9
  2. SMAN 3 kelompok ke-2 jumlah sampah 99.29 kg total skor 339.29
  3. SMPN 2 kelompok ke-1 total sampah 53.65 kg total skor 263.65.
Foto Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Dian Fachroni Kurniawan posisi dibelakang Wakil Walikota Batu.

Dalam kesempatan ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Dian Fachroni Kurniawan, menyampaikan, “Pemilihan lokasi ini didasari atas perhatian publik terhadap kondisi tata kelola sampah di pasar beberapa waktu lalu. Momentum HPSN kali ini menjadi upaya melibatkan seluruh elemen untuk aktif, tidak hanya mengandalkan pihak pengelola pasar semata dalam menjaga lingkungan pasar.”

“Tantangan utama di pasar Induk Among Tani adalah volume timbulan sampah harian yang cukup tinggi, yakni mencapai kisaran 1,5 hingga 2,5 ton per hari. Berdasarkan data, sekitar 70 persen dari total sampah tersebut merupakan sampah organik, “tambahnya.

“Penyisiran sampah tidak hanya dilakukan di area dalam gedung, tetapi juga menyasar titik-titik krusial seperti selokan dan saluran air. Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta BPBD dikerahkan khusus untuk memastikan drainase di sekitar pasar tidak tersumbat oleh tumpukan sampah sisa aktivitas perdagangan, “pungkas Dian.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *