Kota Batu_Pintubatunews.com — Rumah kompos yang dibangun di Dusun Macari, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, hingga September 2026 belum mulai beroperasi. Pembangunan fasilitas tersebut masih dilengkapi dengan pengerjaan hangar untuk tempat pemilahan sampah serta jalan menggunakan paving.
Rumah kompos tersebut didirikan dengan sumber dana Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Batu Tahun Anggaran 2025. Pelaksanaan pembangunannya dilakukan oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) Indragiri Hilir.
Saat dilakukan kunjungan ke lokasi pada Rabu (16/9/2026), terlihat pembangunan hangar masih berlangsung. Pengerjaan jalan menggunakan paving juga masih dalam proses.
Sejumlah peralatan pengolahan sampah telah tersedia di lokasi. Di antaranya mesin pencacah sampah organik, mesin pengayak kompos, mesin pirolisis, serta dua buah drum.
Kepala Seksi Kesejahteraan (Kasi Kesra) Desa Pesanggrahan, Sugeng Purwanto, mengatakan fasilitas tersebut nantinya akan mendukung pengelolaan sampah di wilayah Desa Pesanggrahan.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Kamis (17/9/2026), Sugeng menjelaskan bahwa pembentukan kelompok yang akan mengelola Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) sebenarnya telah dipersiapkan sejak tahun 2025.
“Untuk kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang mengelola tempat pengolahan sampah – reduce, reuse, recycle (TPS3R), pada Agustus 2025 yang lalu sudah dilakukan sosialisasi dan pembentukan KSM,” tutur Sugeng.
Namun, operasional rumah kompos masih menunggu penyelesaian sejumlah fasilitas pendukung.
“Untuk waktu beroperasinya rumah kompos, sementara kami masih menunggu selesainya pembangunan hangar dan pengerjaan jalan paving yang sekarang sedang proses pengerjaan,” tuturnya.
Menurut Sugeng, sebelum fasilitas tersebut mulai berjalan, pihak desa juga akan melakukan konsolidasi dengan pengurus lingkungan. Langkah tersebut diperlukan untuk membahas penyesuaian tata kelola pengelolaan sampah melalui TPS3R.
“Juga rencananya kami akan mengadakan konsolidasi dengan pengurus lingkungan terkait penyesuaian tata kelola pengelolaan sampah di TPS3R,” pungkas Sugeng Purwanto.
Dengan tersedianya mesin pencacah, mesin pengayak kompos dan mesin pirolisis, rumah kompos Dusun Macari nantinya diharapkan dapat menjadi bagian dari sistem pengelolaan sampah berbasis pengolahan, bukan sekadar tempat penampungan sebelum sampah dibuang.












