Opini  

Praktisi Pemberdayaan Masyarakat, Lingkungan, Demokrasi dan Pengelolaan Persampahan

Foto Arif di Pameran Gerakan Asri Dan Edukasi Pengelolaan Sampah yang dilaksanakan di halaman Kantor Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri

Kota Batu_Pintubatunews.com. _Arif Erwinadi, lahir di Malang, 14 Agustus 1968, merupakan sosok yang telah menjalani perjalanan panjang dalam dunia profesional, organisasi kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, demokrasi, kepemiluan, pemerintahan desa, lingkungan hidup, pengelolaan sumber daya air, kebencanaan, hingga pengelolaan persampahan.

Dengan pengalaman yang membentang lebih dari tiga dekade, Arif dikenal sebagai pribadi yang aktif berada di tengah masyarakat dan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan, pelayanan publik, pemberdayaan, serta penguatan partisipasi masyarakat.

AWAL PERJALANAN PROFESIONAL

Perjalanan profesional Arif Erwinadi dimulai dari dunia industri. Pada 1989–1999, ia bekerja di PT Polari Limunusa Inti, Jl. Daan Mogot Km 19, Tangerang, Banten, dan dipercaya menduduki posisi Supervisor.

Dedikasi dan kinerjanya selama bekerja di perusahaan tersebut mendapatkan apresiasi. Pada periode 1991–1992, Arif memperoleh penghargaan sebagai Karyawan Teladan III PT Polari Limunusa Inti.

Penghargaan tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan kariernya sekaligus menunjukkan bahwa sejak awal perjalanan profesionalnya, Arif telah memiliki komitmen terhadap tanggung jawab, kedisiplinan, dan kinerja.

Selain berkarya di dunia industri, pada 1996–1999 Arif dipercaya menjadi Sekretaris PUK (pimpinan unit kerja) SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) PT Polari Limunusa Inti Tangerang Banten. Pengalaman tersebut memberikan bekal dalam bidang organisasi, hubungan kerja, komunikasi, dan pengelolaan kepentingan bersama.

BERKEMBANG KE DUNIA PEMBERDAYAAN DAN DEMOKRASI

Setelah pengalaman di dunia industri, kiprah Arif berkembang ke bidang pendampingan masyarakat dan pendidikan demokrasi.

Tahun 2010 mengikuti program Sekolah Demokrasi Kota Batu. Program Sekolah Demokrasi Kota Batu adalah kegiatan pendidikan dan pelatihan kebijakan publik tahun 2009–2011. Program ini diselenggarakan oleh Averroes Community Malang bersama Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID) dan dukungan Netherlands Institute for Multiparty Democracy (NIMD).

Pada 2011, ia menjadi Fasilitator Pendamping Sekolah Demokrasi Batu, kemudian pada 2012 dipercaya sebagai Fasilitator Pendamping Sekolah Demokrasi Pasuruan.

Keterlibatan tersebut memperkuat pengalamannya dalam melakukan pendampingan, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta mendorong pemahaman mengenai demokrasi dan partisipasi warga.

Pengalaman di bidang demokrasi kemudian berlanjut ke bidang kepemiluan. Arif dipercaya menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bumiaji pada:

  • 2012 – Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batu.
  • 2013 – Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.
  • 2014 – Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Pengalaman tersebut menunjukkan keterlibatan Arif dalam proses demokrasi di tingkat kecamatan dan masyarakat.

PENGALAMAN DI PERUSAHAAN DAERAH

Pada 2016–2018, Arif kembali mendapatkan kepercayaan dalam bidang manajemen dengan bergabung di PT Batu Wisata Resource, BUMD Pemerintah Kota Batu.

Di perusahaan tersebut, ia dipercaya hingga menduduki posisi terakhir sebagai Manajer Umum.

Pengalaman ini semakin memperkaya perjalanan profesionalnya, khususnya dalam bidang manajemen, koordinasi, administrasi, serta pengelolaan organisasi dan perusahaan daerah.

PENGALAMAN DALAM PENDATAAN

Arif juga memiliki pengalaman dalam kegiatan pendataan masyarakat dan sosial ekonomi yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Di antaranya:

  • 15 Februari–29 Mei 2020 – Petugas Pencacah Lapangan (PPL) Sensus Penduduk 2020.
  • Maret 2022 – Petugas Pencacah Lapangan (PPL) Susenas 2022.
  • 1–30 Juni 2022 – Petugas Pendata Lapangan Sensus Penduduk 2020 Long Form.
  • 15 Oktober–14 November 2022 – Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022.

Berbagai pengalaman tersebut memperkuat kemampuannya dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat serta memahami kondisi sosial dan ekonomi masyarakat dari lapangan.

 

PENGALAMAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Juli–Desember 2021Community Organizer (CO) Kota Batu dan Kabupaten Malang pada program Desa Damai Wahid Foundation. Program Desa Damai Wahid Foundation tahun 2021 di Kota Batu meliputi Desa Sidomulyo, Desa Gunungsari dan Desa Mojorejo. Sedangkan di Kabupaten Malang meliputi Kelurahan Candirenggo dan Desa Gunungrejo. Program ini berfokus pada penguatan toleransi, pencegahan ekstremisme kekerasan, serta pemberdayaan ekonomi dengan menempatkan perempuan sebagai aktor utama perdamaian. Program ini merupakan kolaborasi antara Wahid Foundation, UN Women, dan pemerintah daerah setempat

 

PENGALAMAN DALAM PEMERINTAHAN DESA

Salah satu bagian penting dalam perjalanan pengabdian Arif adalah keterlibatannya dalam pemerintahan desa.

Pada 2013–2018, Arif menjadi Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tulungrejo. Dalam menjalankan fungsi tersebut, ia turut terlibat dalam proses pemerintahan, pembangunan, serta penyampaian aspirasi masyarakat desa.

Pada periode 2014–2018, Arif juga dipercaya sebagai Sekretaris Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa se-Kota Batu.

Foto sertifikat penghargaan BPD Terbaik Kabupaten Kota.

Dedikasinya dalam bidang pemerintahan desa mendapatkan penghargaan pada 14 Mei 2018, ketika ia menerima Piagam Penghargaan sebagai BPD Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota dari Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan ini ia terima bersama-sama Rosihan Ketua BPD Pesanggrahan dan Iwan Sekretaris BPD Junrejo.

Penghargaan tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan pengabdiannya kepada masyarakat.

AKTIF DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN DAN SUMBER DAYA AIR

Kepedulian Arif terhadap lingkungan telah tumbuh sejak lama.

Pada 2003–2009, ia aktif dalam LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) Wono Lestari Desa Tulungrejo, masing-masing sebagai Sekretaris (2003–2005) dan kemudian Ketua (2005–2009).

Pada 2006–2009, Arif juga menjadi mitra aktif dalam berbagai pelatihan dan pembinaan pengelolaan lingkungan di Kota Batu melalui kerja sama dengan Environmental Services Program (ESP) dan USAID.

Keterlibatannya dalam isu lingkungan kemudian berkembang pada bidang sumber daya air. Pada 2008–2010, ia dipercaya sebagai Ketua Pokja GN-KPA (Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air) “Anjar Biru” Kecamatan Bumiaji Kota Batu, dengan leading sector Bappeda Kota Batu.

Selanjutnya, pada 2009–2014, Arif menjadi Anggota Dewan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur dari unsur non-pemerintah, berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/484/KPTS/013/2009.

Pada periode yang sama, ia juga menjadi Anggota Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Brantas dari unsur non-pemerintah berdasarkan SK Menteri Pekerjaan Umum.

KETERLIBATAN DALAM PENGURANGAN RISIKO BENCANA

Arif juga memiliki pengalaman dalam bidang kebencanaan.

Pada 2013–2019, ia menjadi Anggota Dewan Pelaksana Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) Jawa Timur, dengan leading sector BPBD Provinsi Jawa Timur.

Keterlibatan tersebut memperluas pengalaman Arif dalam isu mitigasi bencana, pengurangan risiko, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membangun lingkungan yang aman dan tangguh terhadap bencana.

PENGALAMAN DALAM INFORMASI MASYARAKAT

Di bidang komunikasi masyarakat, Arif aktif sebagai Sekretaris Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Anjasmoro Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, pada 2011–2019.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari kiprahnya dalam membangun komunikasi masyarakat dan penyebarluasan informasi pembangunan di tingkat lokal.

AKTIF DALAM PEMBANGUNAN KOTA SEHAT

Arif juga aktif dalam Forum Kota Batu Sehat (FKBS).

Ia tercatat sebagai Anggota FKBS pada 2019–2021, kemudian dipercaya menjadi Sekretaris Forum Kota Batu Sehat pada 2022–2025.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upayanya dalam mendorong pembangunan yang melibatkan masyarakat dan memperhatikan aspek kesehatan, lingkungan, serta kualitas kehidupan warga.

PENGALAMAN DALAM PENGAWASAN PEMILU

Pengalaman Arif di bidang kepemiluan kembali berlanjut ketika ia dipercaya sebagai Anggota Panwaslu Kecamatan Bumiaji Kota Batu.

Pada 27 Oktober 2023–31 Maret 2024, ia menjadi Anggota Panwaslu Kecamatan Bumiaji untuk Pemilu 2024.

Selanjutnya, pada 24 Mei 2024–31 Januari 2025, ia kembali dipercaya sebagai Anggota Panwaslu Kecamatan Bumiaji untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota Batu tahun 2024.

Pengalaman tersebut melengkapi perjalanan panjangnya dalam bidang demokrasi dan kepemiluan, mulai dari penyelenggaraan hingga pengawasan pemilu.

PENGABDIAN DI BIDANG PENGELOLAAN PERSAMPAHAN

Saat ini, Arif Erwinadi aktif sebagai Tim Praktisi Pendamping Percepatan Pengelolaan Persampahan Kota Batu, Divisi Rumah Kompos pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu.

Peran tersebut menjadi kelanjutan dari perjalanan panjangnya dalam bidang lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Arif turut berkontribusi dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih efektif, produktif, ramah lingkungan, dan berbasis partisipasi masyarakat.

Rumah kompos menjadi salah satu bagian penting dalam pengelolaan sampah organik sekaligus upaya mengurangi beban sampah yang harus dibawa ke tempat pemrosesan akhir (TPA).

Di samping aktivitas tersebut, Arif juga aktif sebagai penulis pada www.pintubatunews.com, dengan perhatian pada berbagai isu masyarakat, lingkungan, pembangunan, pemerintahan, dan kehidupan sosial di Kota Batu.

 

SOSOK DENGAN PENGALAMAN LINTAS SEKTOR

Perjalanan Arif Erwinadi memperlihatkan pengalaman yang tidak terbatas pada satu bidang. Ia pernah berada di lingkungan industri, perusahaan daerah, organisasi pekerja, pendidikan demokrasi, kepemiluan, pemerintahan desa, pengelolaan lingkungan, sumber daya air, kebencanaan, komunikasi masyarakat, pemberdayaan masyarakat, hingga pengelolaan persampahan.

Benang merah dari seluruh perjalanan tersebut adalah keterlibatan langsung bersama masyarakat.

Pengalaman di berbagai sektor menjadi modal bagi Arif untuk memahami persoalan masyarakat dari berbagai sudut pandang, sekaligus membangun komunikasi dan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, organisasi, dan berbagai pemangku kepentingan.

KOMITMEN UNTUK KOTA BATU

Kini, dengan pengalaman panjang yang telah dilaluinya, Arif Erwinadi terus berupaya memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan Kota Batu.

Keterlibatannya sebagai Tim Praktisi Pendamping Percepatan Pengelolaan Persampahan Kota Batu Divisi Rumah Kompos menjadi salah satu bentuk pengabdian terbaru dalam perjalanan panjangnya.

Dari dunia industri hingga pemberdayaan masyarakat, dari demokrasi hingga pemerintahan desa, dari konservasi sumber daya air hingga pengelolaan persampahan, perjalanan Arif menunjukkan satu komitmen yang terus terjaga: memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pengalaman, pengetahuan, organisasi, dan kerja nyata di lapangan.

 

ARIF ERWINADI

Tim Praktisi Pendamping Percepatan Pengelolaan Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu – Divisi Rumah Kompos
Penulis Pintubatunews.com
Kota Batu – Jawa Timur

Infografis, ayo pilah sampah dari sumbernya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *