Warga Dusun Kedung Desa Giripurno, 80% Sudah Melakukan Pemilahan Sampah Dari Rumah

Foto petugas menuangkan sampah organik dari karung

Kota Batu_Pintubatunews.com – Tempat Pengelolaan Sampah – Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Dusun Kedung Desa Giripurno Kecamatan Bumiaji Kota Batu, melakukan uji coba pengambilan sampah yang dibedakan berdasarkan harinya antara sampah organik dengan sampah anorganik.

Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPS3R Dusun Kedung Suwaji saat ditemui dirumah kompos Selasa (19/5/2026) menyampaikan, “Awal Mei 2026 KSM TPS3R Dusun Kedung bermusyawarah dengan Bapak Kepala Dusun Kedung Desa Giripurno dan Ketua RW untuk melakukan ujicoba pengambilan sampah dibedakan antara sampah organik dengan sampah anorganik. Pengambilan sampah terpilah (organik dan anorganik) di hari yang berbeda diharapkan menjadi langkah ideal untuk memaksimalkan proses daur ulang dan pengomposan. Misalnya hari Senin pengambilan khusus sampah organik, hari Selasa dilakukan pengambilan sampah anorganik dan seterusnya.”

Foto Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPS3R Dusun Kedung Suwaji

“Tetapi ternyata warga belum bisa mematuhi jadwal mengeluarkan sampah, masih dikeluarkan semua baik sampah organik/basah maupun sampah anorganik/kering sewaktu menaruh dititik kumpul pengambilan sampah yang telah disepakati. Akhirnya saat uji coba selama satu minggu itu petugas yang mengambil sampah masih harus memilah dulu berdasarkan jadwalnya. Jadwal pengambilan sampah organik/basah dalam satu hari, ternyata sampah anorganik/kering juga dikeluarkan semua oleh warga. Terutama untuk titik kumpul yang berada dipinggir jalan terlihat pemandangan masih kotor karena warga ada yang masih membuang sampah lagi ditempat titik kumpul. Kami harus bersyukur 80% warga Dusun Kedung sudah mau memilah sampahnya dimulai dari rumah antara sampah organik dengan sampah anorganik ditempat kresek yang sudah berbeda, “tuturnya.

“Akhirnya kami sepakati untuk kembali ke sistem awal, yaitu pengambilan sampah dilakukan semuanya oleh petugas yang penting sudah dipilah. Dan pemilahan jenis sampah dilakukan di TPS3R ini, untuk sampah organik langsung masuk ke sel rumah kompos. Untuk sampah anorganik dipilah menjadi dua yaitu yang bisa didaur ulang kami kumpulkan di lapak dan yang sampah residu langsung dibawa ke tempat pembakaran untuk dilakukan pembakaran. Untuk mencegah bau sebelum diturunkan sampah organik dilakukan penyemprotan dengan menggunakan larutan eco enzyme, “pungkas Suwaji mengakhiri penjelasannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *