Kota Batu_Pintubatunews.com_Sosialisasi masif persampahan merupakan gerakan edukasi berskala besar untuk mengubah perilaku masyarakat agar mau memilah dan mengelola sampah langsung dari sumbernya seperti rumah tangga dan sekolah. Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tlekung 02 yang terletak di Jl. Raya Tlekung No. 15, RT 03 / RW 06, Dusun Tlekung Krajan, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu mengadakan kegiatan sosialisasi pemilahan sampah yang dilaksanakan Selasa (19/5/2026). Merupakan kolaborasi asik sekolah, zona bening, dan tim praktisi selaku pendamping percepatan pengelolaan persampahan divisi sosialisasi massif serta tim bidang persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu yang diikuti puluhan siswa-siswi SDN Tlekung 02.
Adapun tujuan utama diadakannya kegiatan ini adalah:
- Memberikan pemahaman lebih dalam kepada seluruh warga sekolah tentang jenis-jenis sampah, cara memilah, dan cara penanganannya.
- Menanamkan kebiasaan baik dan rasa tanggung jawab sejak dini kepada semua warga sekolah, agar terbiasa memilah sampah dari sumbernya dan turut menjaga kebersihan lingkungan.
- Mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, indah, dan nyaman, sehingga mendukung kenyamanan proses belajar mengajar.
- Membangun budaya kolaborasi antara sekolah,komunitas dan pemerintah daerah, agar tercipta sinergi yang kuat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup di Kota Batu, dimulai dari lingkungan sekolah kita tercinta ini.

Menurut Kepala SDN Tlekung 02 Sari Hartatik, S.Pd saat dihubungi lewat sambungan selulernya Selasa (19/5/2026) menyampaikan,”Sungguh merupakan moment yang sangat berharga dan membanggakan. Saya sangat terkesan dengan antusiasme seluruh warga sekolah yang tadinya ogah-ogahan diajak memilah sampah, jadi terlibat aktif dalam kegiatan hari ini. Kolaborasi yang terjalin antara pihak sekolah dengan DLH, tim Somasif dan zona bening menjadi kekuatan yang membuat kegiatan ini berjalan lancar, terarah, dan penuh makna. Kami lakukan agar arahan yang kita terima sesuai dengan aturan, standar pengelolaan, dan program lingkungan hidup yang berlaku di wilayah Kota Batu. Suasana kebersamaan dan semangat untuk belajar hari ini menunjukkan bahwa kita satu hati dalam menjaga lingkungan tempat kita menuntut ilmu.”
“Alasan mengadakan kegiatan ini, karena kami menyadari bahwa sekolah adalah lingkungan kedua bagi anak-anak setelah keluarga di rumah, dan merupakan tempat pembentukan karakter yang paling utama. Masalah sampah adalah tanggung jawab bersama, dan jika tidak ditangani sejak dini, akan menimbulkan dampak buruk terhadap kita sendiri sebagai warga sekolah karena akan menimbulkan pencemaran lingkungan, sumber penyakit, dll. Kami juga merasa perlu adanya perubahan perilaku dan pemahaman yang benar tentang sampah. Oleh karena itu, melibatkan seluruh warga sekolah adalah langkah penting agar pengetahuan ini tidak hanya diketahui sebagian orang saja, tetapi menjadi kesadaran kolektif yang dimiliki oleh setiap orang yang ada di lingkungan SDN Tlekung 02, “tambahnya.

“Pesan saya untuk kita semua, ilmu yang kita dapatkan hari ini akan sia-sia jika hanya berhenti di ingatan saja. Mari kita amalkan dan terapkan langsung pemilahan sampah ini di lingkungan sekolah kita, di kelas, di kantin, maupun di halaman sekolah. Jadikan kegiatan memilah sampah sebagai kebiasaan sehari-hari yang membanggakan. Tak hanya itu, saya juga berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan yang membawa pesan ini hingga ke rumah masing-masing, sehingga keluarga dan tetangga pun ikut tergerak. Kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim zona bening, somasif dan DLH Kota Batu atas ilmu dan dukungannya. Semoga SDN Tlekung 02 senantiasa menjadi sekolah yang bersih, sehat, dan berprestasi, serta menjadi teladan bagi lingkungan sekitar, “pungkas Sari Hartatik, S.Pd mengakhiri sambungan selulernya.












