Kota Batu_Pintubatunews.com. Rumah kompos di Tempat Pengelolaan Sampah – Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Jalibar Berseri Desa Oro Oro Ombo Kecamatan Batu Kota Batu, dibangun dengan anggaran dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu. Terdiri dari 4 sel dengan ukuran per sel 6,15 mtr X 3,50 mtr X 0,75 mtr mulai dioperasikan sejak (3/2/2026).
Sampah organik yang dimasukkan ke sel rumah kompos belum dilakukan proses pencacahan. Dan sebagian sampah anorganik jenis plastik masih terbawa masuk ke sel rumah kompos.
Pada saat dikonfirmasi di rumah kompos Selasa (21/4/2026) Ketua TPS3R Jalibar Berseri Titik Setyawati menanggapi, “Setelah rumah kompos beroperasi sampah organik yang sudah dipilah langsung masuk ke sel rumah kompos dan belum dilakukan proses pencacahan terlebih dahulu. Maunya kita ingin dicacah terlebih dulu, tetapi kami masih terkendala keterbatasan jumlah tenaga kerjanya.”

“Sampah organik yang masuk sel rumah kompos, memang masih tercampur dengan sampah anorganik seperti plastik bungkus makanan ringan kurang lebih sekitar 15%. Saya sudah sering mengingatkan pada pekerja yang mengangkut menggunakan arco, agar sampah plastik yang masih terbawa supaya diambili. Tetapi mau bagaimana lagi karena volume sampah organik sehabis hari raya yang lalu sangat tinggi, dan dalam seminggu ini baru bisa kami selesaikan, “tambahnya.
“Dengan jumlah pelanggan 2.200 rumah tangga ditambah cafe, kalau dihitung rata-rata setiap rumah tangga menghasilkan sampah 1,5 kg. Sampah organik yang dihasilkan 60% akan setara dengan 1.980 kg per hari. Akhirnya dari 4 sel di rumah kompos, untuk 3 sel sudah hampir terisi penuh sampah organik. Kalau proses fermentasi 3 bulan, sel 1 setelah (3/5/2026) seharusnya sudah bisa dipanen, semoga nanti pada saat panen kompos tidak terkendala dengan cuaca hujan, “pungkas Titik Setyawati.













