Kota Batu_Pintubatunews.com – Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 14 Kota Batu adalah program pendidikan berasrama gratis unggulan inisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk anak keluarga prasejahtera (desil 1-2) di Malang Raya. Berlokasi di PPSPA Bima Sakti, Jl. Trunojoyo No. 93, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu. Sekolah ini menyediakan fasilitas asrama, makanan, dan pendidikan formal untuk memutus rantai kemiskinan.
SRMP 14 Kota Batu pada Selasa, (28/4/2026) mengadakan kunjungan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tlekung Kecamatan Junrejo Kota Batu, yang diikuti 148 siswa dan 24 pendamping. Kehadiran mereka disambut oleh Kepala UPTD Persampahan beserta staf, dan beberapa Praktisi Tim Pendamping Percepatan Pengelolaan Persampahan Kota Batu.

Menurut Kepala SRMP 14 Yulianah, “Dengan diadakan kunjungan lapang ke TPA Tlekung ini siswa-siswi bisa mengetahui Big Komposter yang berada disini, setidaknya akan berdampak pada gaya hidup mereka. Gaya hidup di Asrama, syukur-syukur bisa dilanjutkan dengan gaya hidup mereka yang berkelanjutan sampai kerumah. Bisa memilah sampah organik dan anorganik, bisa mengolah dan akan menyadari bahwa sampah adalah tanggungjawab kita sendiri. Pengolahan sampah mutlak diperlukan untuk menjaga bumi kita demi masa depan kita semua.”
Sementara itu Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Kota Batu Taufan Bayu Setiawan menyampaikan, “Kami menyambut dengan senang hati dan sangat bersyukur ada masyarakat atau akademisi maupun sekolah jenjang SD, SMP, SMA, serta Perguruan Tinggi yang mau berkunjung ke TPA. Karena disini mereka akan mengetahui secara langsung cara pengelolaan sampah. Mengelola sampah itu tidak mudah dan tidak murah, oleh karena itu harapannya dengan mereka itu tahu secara langsung pengelolaan sampah bisa merubah mindset untuk lebih peduli pada lingkungan dan merasakan bahwa sampah itu adalah tanggungjawab bersama.”

“Dengan adanya siswa siswi dari SRMP 14 Kota Batu ini, mereka adalah pemuda-pemudi harapan bangsa diharapkan bisa menjadi contoh atau agen perubahan untuk lebih peduli pada lingkungan dan bisa perhatian dengan persoalan sampah. Sehingga program pemerintah Kota Batu untuk melakukan pilah sampah dimulai dari hulu atau dari rumah bisa dimulai dari anak-anak sekolah ini, “pungkas Taufan.












