Kota Batu_Pintubatunews.com. Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu berada di Tanah Kas Desa/Ganjaran di Dusun Junggo. Merupakan fasilitas pengolahan sampah skala komunal atau kawasan yang mengedepankan pemberdayaan masyarakat dengan wilayah kerjanya meliputi Dusun Gondang, Dusun Junggo yang meliputi Kampung Sumbersari, hingga ujung utara Kampung Besta, dan Dusun Wonorejo. Luas TPS3R Junggo kurang lebih 2000meter persegi yang terletak dipinggir jalan menuju Pura Giri Arjuno Gabes 2. Dengan armada pengangkut sampah 1 unit pick up dan 1 Motor Tossa roda 3.
Koordinator TPS3R Junggo Hermawan warga RT 03 RW 14 Dusun Wonorejo saat ditemui Selasa (3/2/2026) menyampaikan, “Semenjak Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tlekung di Desa Tlekung Kecamatan Junrejo Kota Batu ditutup pada Rabu (30/8/2023), sampah dari 3 dusun di Desa Tulungrejo semuanya dikelola di TPS3R Junggo ini.”

“Jadwal pengambilan sampah oleh petugas TPS3R untuk hari Senin dan Kamis diperkirakan volume sampah 9 ton perhari mulai Kampung Sumbersari, Junggo hingga Kampung Besta. Hari Selasa Dusun Wonorejo, Rabu Dusun Gondang, dan Jum’at Dusun Wonorejo rata-rata dengan volume sampah 7 sd 8 ton per hari atau kurang lebih sampah yang masuk TPS3R Junggo 48 hingga 50 ton seminggu. Jumlah tenaga kerja terdiri 10 orang laki-laki, 2 orang perempuan yang merupakan warga Desa Tulungrejo, “tuturnya.
“Jumlah sampah yang masuk hampir 70% merupakan sampah organik dan 30% sampah anorganik. Harapan saya agar dari Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Batu, TPS3R Junggo ini dibangunkan fasilitas rumah kompos juga seperti 15 Desa lainnya. Karena mayoritas sampah yang masuk merupakan sampah rumah tangga dan ada juga sampah pertanian. TPS3R Junggo sudah ada tempat untuk mengolah sampah organik tetapi masih kurang memadai, “tambah Hermawan.

“Karena volume sampah setiap hari semakin bertambah, kami berharap ada bantuan pengadaan armada mobil pengangkut sampah. Tak lupa saya tetap mengharapkan kesadaran warga Desa Tulungrejo untuk memilah sampah dari rumah. Agar sampah organik atau sampah basah dipisahkan dengan sampah anorganik atau sampah kering seperti plastik, botol dan lain-lain pada tempat yang terpisah. Saya bersyukur setelah ada Mahasiswa KKN dari Poltekad tgl 5 sd 12-1-2026, warga Desa Tulungrejo mulai ada kesadaran mau memilah sampah dari rumah, “pungkas Hermawan.












