Akibat Pembuangan Sampah Liar, Volume Sampah Di TPS3R Dusun Junggo Desa Tulungrejo Semakin Memprihatinkan

Foto peningkatan volume sampah di TPS3R Dusun Junggo Desa Tulungrejo saat ini.

Kota Batu_Pintubatunews.com _Volume sampah di tempat pengolahan sampah – reduce, reuse, recycle (TPS3R) Dusun Junggo Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu semakin meningkat.  TPS3R Dusun Junggo merupakan fasilitas pengolahan sampah yang dikelola terdiri dari Dusun Gondang, Dusun Junggo yang meliputi Kampung Sumbersari, Kampung Besta dan Dusun Wonorejo hingga ujung utara perbatasan dengan Bon 1 Desa Sumberbrantas. Belum adanya rumah kompos menyebabkan sampah organik yang ada tidak dikelola dengan baik, hal ini dalam jangka panjang akan memicu berbagai masalah lingkungan dan kesehatan yang cukup serius di sekitarnya. Disamping itu juga adanya pembuangan sampah liar, yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Sebagaimana disampaikan pengurus TPS3R Dusun Junggo Desa Tulungrejo Hermawan bersama Rohim pendamping TPS3R Desa Tulungrejo dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu Sabtu (30/5/2026) menuturkan, “Peningkatan volume sampah yang berada diluar TPS3R dan belum terpilah ini sebenarnya dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Biasanya dilakukan pembuangan di sore atau malam hari setelah pekerja di TPS3R ini sudah pulang semua.”

Foto pengurus TPS3R Dusun Junggo Desa Tulungrejo Hermawan (baju warna hijau hitam) bersama Rohim (jacket warna biru) pendamping TPS3R Desa Tulungrejo dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu

“Karena lokasi TPS3R ini tidak ada pagar pembatasnya juga tidak terpasang CCTV sehingga bisa saja pembuangan sampah liar ini dilakukan oleh warga setempat atau warga dari luar Desa Tulungrejo yang membuang sampah secara sembarangan, “tambahnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Rohim pendamping TPS3R Desa Tulungrejo dari DLH, “Biasanya pagi hari sampah yang masuk di sebelah selatan TPS3R ini dibuang sembarangan. Bisa dilihat itu ada baju, t-shirt, celana jeans bahkan ada kayu bekas bongkaran rumah dibuang kesini. Terkadang ada sayuran dari pasar seperti wortel saat harga murah juga dibuang kesini.”

“Karena bak penampungan sampah organik ukuran kedalaman 1 mtr lebar 2 meter panjangnya 3 meter atau kapasitas 6 kubik hanya ada 4 bak tentunya tidak mampu untuk mengolah sampah organik yang masuk setiap hari. Ditambah lagi adanya pembuangan sampah liar, sehingga setiap hari peningkatan volume sampah semakin meningkat di TPS3R ini, “pungkas Rohim.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *