Viral Batu Nisan Makam Yang Digeser Untuk Jalan Setapak, Juru Kunci Makam Langsung Diberhentikan

Foto kondisi TPU Cembo setelah viral diprotes ahli waris makam.

Kota Batu_Pintubatunews.com. Makam viral dipaltform Tiktok dan Facebook batu nisan yang dipindahkan oleh juru kunci makam Senin (23/2/2026), di Dusun Sumbersari yang duhulu namanya Dusun Cembo di Desa Giripurno Kecamatan Bumiaji Kota Batu berhasil diredam.

Berdasarkan hasil pantauan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cembo Selasa siang (24/2/2026). Slamet Ketua RW 12 Dusun Sumbersari menuturkan, “Pagi tadi beberapa anggota Kepolisian mendatangi makam, dengan tujuan untuk menenangkan keluarga para ahli waris yang tidak terima batu nisannya dipindahkan. Memang masih ditemukan beberapa orang yang datang ke makam masih mempermasalahkan kasus tersebut dan pihak kepolisian berusaha menenangkan.”

Foto Slamet Ketua RW 12 Dusun Sumbersari menunjukan contoh jalan setapak di TPU Cembo.

“Kronologi permasalahannya juru kunci makam Abah Nanto bersama Muslimin dan Sukari mau membuat jalan diantara batu nisan makam tanpa musyawarah dengan Ketua RT dan saya selaku Ketua RW maupun dengan Pak Kasun Sumbersari atau Perangkat Desa. Alasannya pada saat mau hari raya Idul Fitri khan banyak yang mengunjungi makam. Kebiasaan kita sehari sebelum hari raya istilahnya nyekar, yaitu datang ke makam keluarga selain berdo’a juga menaburkan bunga. Saat hari raya itu pengunjungnya bersamaan membludak, untuk jalan melangkahkan kaki kerepotan. Dan biasanya sebelum dikunjungi saat membersihkan makam itu supaya tidak merusak yang ditengah makam, ingin dibuatkan jalan setapak. Lha untuk membuat jalan setapak itu, batu nisannya dipindah/digeser. Ada yang dibuat lebih sempit, jadi ada makam posisi setelah digeser itu tepat di jalan itu posisi kepalanya. Akhirnya ahli waris tidak terima, karena tidak diajak bermusyawarah terlebih dahulu, “jelasnya.

“Tadi malam sudah diselesaikan dengan musyawarah bertempat di Balai Dusun Sumbersari dihadiri aparat keamanan dan perangkat desa Giripurno. Akhirnya juru kunci makam yang memiliki Surat Keputusan Pengangkatan Abah Nanto bersama Muslimin dan Sukari diganti dengan juru kunci yang baru. Tuntutan ahli waris harus mengembalikan posisi batu nisan seperti semula. Sehari setelah warga tahu ada pembuatan jalan, langsung warga berdatangan ke makam. Keadaannya hanya batu nisannya saja yang digeserkan, batu nisannya tidak diberdirikan lagi itu yang membuat ramai dan jadi masalah besar, “tambahnya.

“Apalagi keluarga ahli waris membuat video protes lewat media social ada yang dishare di Tiktok dan Facebook. Sampai hari ini perangkat desa tetap berhubungan dengan ahli waris untuk didata keluarga korban yang merasa dirugikan, “pungkas Slamet.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *