Warga Dusun Pandan Desa Pandanrejo Mulai Tertib Pilah Sampah, Rumah Kompos Menunggu Fasilitas Panen

Kota Batu, Pintubatunews.com – Rumah kompos di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Dusun Pandan, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, sebenarnya sudah waktunya memasuki tahap panen. Namun, proses pemanenan belum dapat dilakukan karena belum tersedianya tempat khusus untuk memanen kompos. Selain itu, pagar keliling TPS3R untuk mengamankan peralatan pengolahan sampah organik juga belum tersedia.

Kondisi tersebut disampaikan Andik, anggota Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPS3R Dusun Pandan yang juga menjabat sebagai Ketua RT 04 RW 09 Dusun Pandan, saat ditemui Tim Praktisi Pendamping Percepatan Pengelolaan Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Arif dan Supradi, Rabu (4/11/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Andik menjelaskan bahwa warga bersama anggota KSM telah melakukan kegiatan gotong royong untuk mengatur kembali tumpukan sampah organik di rumah kompos.

“Pada hari Minggu (25/10/2026), kami bergotong royong memindahkan sampah organik dari sel kedua ke sel pertama. Tujuannya agar sel kedua bisa kosong sehingga dapat digunakan untuk menampung sampah organik yang baru masuk,” ungkap Andik.

Foto Supradi, anggota Tim Praktisi Pendamping, memberikan masukan agar proses pengolahan sampah organik ke depan dapat dilakukan lebih optimal dengan cara dicacah terlebih dulu.

Sementara itu, Supradi, anggota Tim Praktisi Pendamping, memberikan masukan agar proses pengolahan sampah organik ke depan dapat dilakukan lebih optimal, terutama dalam memaksimalkan kapasitas rumah kompos.

“Untuk memaksimalkan volume sel rumah kompos, kalau bisa ke depannya dilakukan pencacahan terlebih dahulu. Selain untuk mengurangi bau sampah organik selama proses fermentasi, pencacahan juga akan memudahkan proses pemanenan nantinya karena tinggal melakukan pengayakan saja,” pesan Supradi.

Menurutnya, pencacahan sampah organik sebelum dimasukkan ke dalam sel pengomposan merupakan salah satu langkah penting untuk membantu mempercepat proses penguraian sekaligus menghasilkan kompos yang lebih mudah diolah saat panen.

Meskipun masih menghadapi sejumlah kendala sarana dan prasarana, Andik mengaku bersyukur karena kesadaran warga Dusun Pandan, Desa Pandanrejo, dalam memilah sampah mulai menunjukkan perkembangan positif.

Warga sudah bersedia memisahkan sampah organik dan anorganik pada tempat yang berbeda. Dengan demikian, sampah organik yang masuk ke rumah kompos relatif lebih bersih dan tidak banyak tercampur sampah anorganik, khususnya plastik.

Kondisi tersebut tentu sangat membantu anggota KSM dalam menjalankan proses pengolahan sampah organik karena tidak lagi terlalu direpotkan dengan kegiatan pemilahan ulang di rumah kompos.

Ke depan, keberadaan tempat khusus untuk pemanenan kompos serta pembangunan pagar keliling menjadi kebutuhan penting yang perlu mendapat perhatian. Dengan terpenuhinya sarana pendukung tersebut, diharapkan aktivitas pengolahan sampah organik di TPS3R Dusun Pandan dapat berjalan lebih optimal, aman, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *