Rumah Kompos Desa Sidomulyo 1 Sel Sudah Siap Dipanen, Terkendala Belum Adanya Peralatan

Foto Sel 1 rumah kompos Desa Sidomulyo siap dipanen

Kota Batu_Pintubatunews.com. Rumah kompos TPS3R Desa Sidomulyo Kecamatan Batu Kota Batu sudah mulai beroperasi sejak (12/1/2026) dikelola KSM Sidomulyo Kertaraharja. Rumah kompos ini dibangun dengan model 5 sel, hingga hari Senin (2/3/2026) sudah 2 sel lebih yang sudah dipergunakan untuk proses fermentasi sampah organik hasil pemilahan.

Pendamping TPS3R Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu Aditya Senin (2/3/2026) menuturkan, “Setelah difungsikannya rumah kompos, terdapat perbedaan yang sangat mencolok. Sebelumnya sampah baik organik maupun anorganik dijadikan satu, lalu semuanya dibakar memakai insinerator.”

Foto Pendamping TPS3R Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu Aditya (membawa tas kecil)

“Dengan adanya pemilahan sampah organik masuk ke rumah kompos, tentunya proses pembakaran sampah diisinerator hanya khusus untuk sampah residu saja. Sebelumnya proses pembakaran sehari 20 hingga 25 keranjang, sekarang menurun drastis turun antara 50% sampai 60%. Saat tidak ada pembakaran digunakan waktunya untuk membersihkan abu pembakaran di insinerator, “tambahnya.

“Sampah organik yang dimasukkan di sel 1 bisa dilihat dari temboknya kelihatan bekas terjadi penurunan tumpukan hingga separohnya. Sampah organik kelihatan mengering dan tampak bisa dipanen sudah menjadi pupuk kompos yang siap dikemas, untuk sel 1 yang telah mengalami proses fermentasi selama 2 bulan. Proses pemanenan belum bisa dilakukan sebab masih menunggu tersedianya mesin pencacah sampah dan mesin pengayaknya, “pungkas Aditya.

Terkait peralatan saat dikonfirmasi Kabid Pengelolaan Persampahan dan Pengelolaan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu Endang Ari Setyoningsih S.T. M.Si, menyampaikan bahwa  untuk peralatan mesin pencacah, mesin ayak dan sprayer akan segera didistribusikan.

Untuk dilokasi lainnya yaitu TPS3R Dusun Pandan Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu pada Senin (2/3/2026), baru dimulai penggunaan rumah komposnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *