Kota Batu Pintubatunews.com. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu pada akhir tahun 2025 mulai membangunkan rumah kompos di 16 titik, yang terdiri dari 2 kelurahan dan 13 desa. Tujuan pembangunan rumah kompos adalah mengolah sampah organik dari desa / kelurahan masing – masing menjadi kompos sehingga sampah yang dibakar hanya tinggal sampah residu saja dengan demikian kualitas udara di Kota Batu diharapkan akan semakin membaik.
Gung Endah Ketua komunitas Eco Enzyme Kota Batu yang ditunjuk oleh DLH Kota Batu sebagai Koordinator Tim pendamping Eco Enzyme untuk rumah kompos, pada Jum’at (30/01/ 2026) mengadakan kunjungan kerja ke Kepala Desa Tlekung dan Kepala Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu. Kedatangan mereka untuk menyampaikan beberapa hal penting terkait rencana produksi Eco Enzyme di desa setempat, untuk mensuport aplikasi Eco Enzyme di rumah kompos masing masing. Gung Endah hadir didampingi Suprapti Kanti sebagai anggota Tim Pendamping Eco Enzyme untuk Rumah kompos, Artoko Pramono Pendamping Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Sekecamatan Junrejo dan Slamet Riadi pendamping TPS3R Tlekung.

“Tantangan utama pengolahan sampah organik menjadi kompos ini adalah bau tidak sedap yang biasanya muncul saat proses pengomposan dan hal ini mengganggu warga sekitar. Untuk mengatasi hal ini Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu menggandeng praktisi Eco Enzyme sebagai pendamping rumah kompos agar di dalam proses pengomposan nanti bisa menggunakan Eco Enzyme.Tujuan aplikasi Eco Enzyme ini selain mengurangi bau kompos juga untuk mempercepat proses pengomposan karena Eco Enzyme juga bisa berperanan sebagai bio activator, “tutur Gung Endah.
“Hasil koordinasi dengan Kepala Desa Tlekung Sumardi dan Kepala Desa Pendem Tri Wahyuwono Effendi, beliau menyambut baik rencana kerja yang saya sampaikan beserta team. Bahkan Kepala Desa Tlekung menyampaikan pada Minggu (1/02/2026) sudah ada rencana diadakan pembuatan eco enzyme di Dusun Krajan Lor bersama warga setempat, “tambahnya.

“Sepulang dari Kantor Desa Pendem rombongan kecil kami melanjutkan perjalanan ke TPS3R Caru. Untuk melihat perkembangan pembangunan rumah kompos dan berdiskusi dengan para pengurus TPS3R setempat, tentang rencana aplikasi Eco Enzyme untuk pengomposan. Saya juga menghimbau agar masyarakat luas mau mendukung program baik ini dengan mulai memilah sampah sejak dari rumah. Sehingga pemilahan sampah di TPS3R bisa berjalan lebih cepat, dan lingkungan lebih sehat tanpa bau sampah yang mengganggu, “pungkas Gung Endah.












