Usai Mati Suri Komunitas Batu untuk Demokrasi Terbentuk Kepengurusan yang baru

Inilah Anggota Komunitas Batu untuk Demokrasi yang hadir

Kota Batu_Pintubatunews.com Komunitas Batu untuk Demokrasi (KBD) merupakan Lembaga alumni peserta Sekolah Demokrasi Kota Batu tahun 2009, 2010 dan 2011. Sekolah Demokrasi di Kota Batu yang diselenggarakan oleh Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID) dan didukung oleh Institut Demokrasi Multi-Partai Belanda yang bekerjasama dengan Averrous Community Malang.

Bertempat di Aula Lt 1 Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batu Jl. Bukit Berbunga No. 13 A Sidomulyo, KBD menggelar acara reuni Minggu, 14 Desember 2025 yang dihadiri 23 orang.

Awalnya acara dikemas dalam bentuk reuni, akhirnya berubah menjadi Musyawarah Besar untuk memilih pengurus baru periode 2025 s.d 2030. Pengurus periode sebelumnya telah habis masa baktinya terdiri dari Ketua Presidium Bagyo Prasasti Prasetyo, anggota Presidium 4 orang antara lain Asep Ghozi Sulaiman, Wahyunanto Harmodjo, Dikut Purwanto dan Mardi Setyaningsih serta Sekretaris Arif Erwinadi.

Ketua Presidium KBD periode sebelumnya, Bagyo Prasasti Prasetyo menyampaikan kata sambutan

Musyawarah Besar KBD tahun 2025 dipimpin oleh Asep Ghozi Sulaiman, menyampaikan kepada peserta yang hadir untuk menyepakati 5 orang nama presidium dan Sekretaris yang baru. Akhirnya disepakati untuk pengurus periode 2025 s.d 2030 Ketua Presidium Sunarto, anggota Presidium 4 orang antara lain Catur Heri Wibowo, Mardi Setyaningsih, Siti Yulaikah dan M Naseh Lukman serta Sekretaris Arif Erwinadi.

Ketua Presidium KBD terpilih Sunarto mengucapkan terimakasih kepada peserta Musyawarah Besar KBD yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin KBD. “Semoga anggota Komunitas Batu untuk Demokrasi ke depannya bisa lebih aktif meningkatkan kegiatan berdiskusi tentang permasalah Demokrasi dan permasalahan lainnya yang ada di Kota Batu dan hasilnya kita rekomendasikan kepada Pemerintah Kota Batu.”

Yogi Eka Chalid Farobi anggota Bawaslu Kota Batu menyampaikan, “Gagasan berkumpul sudah teralisasikan hari ini. Dan menjelang akhir tahun kita berkumpul untuk menyampaikan permasalahan sebagai keinginan bersama untuk merealisasikan bersama-sama. Terimakasih hadir perwakilan Averrous yang membidangi lahirnya Sekolah Demokrasi di Kota Batu. Secara pribadi memfasilitasi tempat dan kopi tanpa ada tendensi apapun”.

Yogi Eka Chalid Farobi Anggota Bawaslu Kota Batu

“Kedepan Bawaslu Kota Batu dan KPU Kota Batu akan mengadakan agenda diskusi. Kita tumbuhkan nilai-nilai demokrasi bisa setiap bulan, kalau tidak di Bawaslu bisa di KPU. Kita buat pendidikan demokrasi, pendidikan pemilu dan pendidikan pengawasan. Kita tata, kita fasilitasi dengan diadakan MoU, “tutur Yogi.

Sementara itu perwakilan Averrous Community Levi Riansyah mengucapkan terimakasih dengan adanya forum silahturahmi ini sehingga nambah usia dan rejeki. Merasa hadir saat ini tambah muda. Alhamdulillah. Proses rekrutment Sekolah Demokrasi sudah tepat. Waktu itu pendaftar lumayan banyak dan lewat seleksi, ternyata bermakna. Berdiskusi agak panas. Di grup Whatshap KBD itu ada yang memaknai Lembaga apa? Sebagai miniatur Kota Batu, proses ini kita dalam dinamika telah mewarnai dalam penyelenggaraan Pemilu. Komisioner KPU dan Pimpinan Bawaslu Kota Batu rata-rata alumni Sekolah Demokrasi atau anggota KBD. Semoga ke depan KBD bisa melakukan pengawalan APBD, atau monitoring APBD atau hanya sekedar bertemu setiap akhir tahun.

Penulis: Arif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *