Kota Batu_Pintubatunews.com. TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle) Dusun Caru Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu adakan kegiatan pembuatan Eco enzyme untuk persediaan di rumah kompos. Diikuti oleh perwakilan dari TPS3R, 5 orang PKK Desa Pendem, relawan eco enzyme 4 orang, Bank Sampah 5 orang, juga dihadiri Muchamat Solichin Kaur Kesra Desa Pendem, dan Artoko Pramono Pendamping TPS3R Koordinator Kecamatan Junrejo Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Serta dipimpin langsung oleh Gung Endah divisi eco enzyme Tim Praktisi selaku Pendamping percepatan pengelolaan persampahan dan tim pendukung pada DLH.

Bahan bahan organik yang telah disiapkan antara lain menggunakan kulit apel, kulit jeruk, kulit pisang, kulit Nanas, jambu biji dan jambu air. Membuat eco enzyme dari kulit buah sangat mudah dengan rumus 1:3:10 (1 bagian gula/molase: 3 bagian kulit buah: 10 bagian air). Langkah-langkah pembuatan, tahap persiapan wadah plastik dibersihkan dan dipastikan tidak bekas bahan kimia. Bahan organik dicuci bersih lalu diiris. Larutkan molase ke dalam wadah, aduk hingga larut. Masukkan potongan kulit buah segar ke dalam larutan mollase. Selanjutnya tutup wadah dengan rapat dan beri label tanggal pembuatan dan tanggal panen (3 bulan ke depan).
Selama proses pembuatan, Gung Endah menjelaskan manfaat eco enzyme untuk kesehatan kepada peserta yang hadir. “Untuk perawatan kulit eco enzyme dapat digunakan sebagai sabun mandi alami, sabun cuci tangan, atau tambahan air mandi untuk mengatasi masalah kulit seperti gatal-gatal, ruam, atau iritasi ringan. Juga sebagai antiseptik dan perawatan luka, sifat anti bakteri dan anti jamur yang kuat membuat eco enzyme efektif untuk membersihkan luka ringan, bisul, dan mempercepat penyembuhan kulit, “tuturnya.
“Aplikasi di sampah rumah tangga, gunakan cairan eco enzyme dicampur air, siapkan dalam satu wadah kaleng, sampah basah langsung dimasukkan. Setelah dua hari ditiriskan lalu sampah basah dimasukkan tas kresek untuk dibawa ke TPS3R, sedangkan air tirisan bisa dipergunakan untuk menyiram tanaman. Untuk kotoran ternak bisa langsung diaplikasikan di kandang ternak supaya tidak berbau dan kotoran ternak bisa langsung dijadikan pupuknya tanaman, “tegas Gung Endah.

Fitri Damayanti PKK Desa Pendem menyambut baik kegiatan pembuatan eco enzyme, hadir dari perwakilan Pokja 3 dan Pokja 4. Bahwa s pernah mengikuti pembuatan eco enzyme sudah 3 kali dan terakhir tahun 2025 lalu. Rencana pembuatan eco enzyme ini nanti akan dibagikan kepada anggota PKK, dan PKK setiap dusun yang akan dipergunakan untuk tanaman TOGA di Dusun. Ada beberapa RT yang juga membuat eco enzyme bersama-sama PKK nantinya saat panen juga bersama-sama.
Ketua TPS3R Dusun Caru Desa Pendem Sri Rahma menambahkan, “Pembuatan eco enzyme hari ini sebanyak 2 tong. Hasil dari pembuatan ini nanti yang 1 tong dipergunakan di TPS3R sendiri, sedangkan 1 tong lagi nanti dibagikan untuk Bank Sampah, dan PKK Desa yang nantinya didistribusikan ke PKK Dusun, PKK RW, PKK RT serta Dasa Wisma. Semua bisa memanfaatkan, diharapkan mereka nantinya ada keinginan untuk melakukan pembuatan yang kedua karena hari ini merupakan pembuatan yang pertama di TPS3R.”

“Sebelumnya rumah kompos di TPS3R Dusun Caru ini memanfaatkan eco enzyme yang diberikan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, awalnya diberikan 10gallon sebelum adanya rumah kompos. Setelah ada rumah kompos masih tersisa 4 gallon, juga saat pertemuan di TPS3R Desa Mojorejo diberikan lagi 1 gallon yang semuanya dipergunakan untuk penyemprotan di rumah kompos sambil menunggu masa panen 3 bulan mendatang, eco enzyme masih tersedia stocknya, “pungkas Sri Rahma.












