Kota Batu_Pintubatunews.com. Bank Sampah merupakan konsep pengumpulan sampah kering dan dipilah serta memiliki manajemen layaknya perbankan tapi yang ditabung bukan uang melainkan sampah. Warga yang menabung yang juga disebut nasabah memiliki buku tabungan dan dapat meminjam uang yang nantinya dikembalikan dengan sampah seharga uang yang dipinjam.Sampah yang ditabung ditimbang dan dihargai dengan sejumlah uang nantinya akan dijual ke pengepul yang sudah bekerja sama.
Tujuan dibangunnya bank sampah adalah strategi untuk membangun kepedulian masyarakat agar dapat ‘berkawan’ dengan sampah untuk mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari sampah. Bank sampah juga dapat dijadikan solusi untuk mencapai pemukiman yang bersih dan nyaman bagi warganya. Dengan pola ini maka warga selain menjadi disiplin dalam mengelola sampah juga mendapatkan tambahan pemasukan dari sampah-sampah yang mereka kumpulkan.

Pada saat pengambilan sampah yang dilakukan oleh Kandek Purwanto praktisi pengepul sampah anorganik Sabtu, (28/2/2026) di Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Pengurus Bank Sampah Dusun Jantur Anis warga RT 04 RW 08 menyampaikan, “Bank Sampah di Dusun Jantur sudah berlangsung selama 11 tahun, rata-rata per nasabah mengumpulkan sampah anorganik minimal 15 Kg. Penerimaan dari tabungan Bank Sampah selama setahun antara Rp100.000,- hingga diatas Rp 225.000. Jumlah nasabah awalnya saat didirikan 72 orang nasabah dan saat ini tinggal 15 nasabah saja.”
Kandek Purwanto menambahkan, tadi sudah bertemu dan ngobrol dengan Kepala Dusun Jantur Deni M. Luckman bahwa nanti sesuai konsep awal digiatkan kembali program pilah sampah dari rumah. Tentunya mau ngak mau warga akan melakukan pilah sampah dan mengaktifkan kembali bank sampah. Tujuannya untuk mengurangi pembakaran sampah menggunakan insinerator.
Bank Sampah di Dusun Pagergunung menurut Ketua Bank Sampah Lilik warga RT 6 RW 6 menuturkan, “Di Dusun Pagergunung Bank Sampah saat ini baru pertama kali melakukan penjualan kepada pengepul. Di RW 2 ini nasabah bank sampah sebanyak 33, hari ini berhasil mengumpulkan sampah anorganik siap jual. Bank sampah dibentuk sejak bulan Januari 2026. Hal tersebut atas inisiatif Kepala Dusun Pagergunung Pak Tandiyo Utomo, berharap wilayah Dusun Pagergunung bersih dan nyaman bagi warganya. yang disampaikan kepada Ketua Tim Penggerak PKK Dusun Pagergunung.”

“Pengurus ada 9 orang, tujuannya untuk mempermudah koordinasi agar sampah tidak meluap. Awalnya sampah dikumpulkan disatu tempat milik warga, akhirnya temboknya jebol kena hujan. Untuk selanjutnya kita himbau lewat grup WhatshApp agar dikumpulkan sendiri dirumah masing-masing. Pada saat pengambilan oleh pengepul, baru kami umumkan supaya dikumpulkan. Saat penjualan sampah anorganik dihadiri pengurus dan nasabah bank sampah untuk pertama kalinya, rencananya tabungan dari bank sampah ini ditabung dulu, dan akan dibagikan setelah satu tahun menjelang hari raya seperti saat ini. Bentuk dukungan dari Kepala Dusun Pagergunung dibuktikan dengan hadir pada saat pengambilan oleh pengepul yang juga disaksikan Babinsa Gunugsari, “pungkas Lilik.
Bagi warga Kota Batu yang mau mendirikan Bank Sampah bisa menghubungi praktisi pengepul sampah anorganik warga Kelurahan Temas Kecamatan Batu Kota Batu Kandek Purwanto di Nomor WhatshApp 081334792380.












