Kota Batu_Pintubatunews.com. TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle) RW 07 Dusun Jeding Desa Junrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu adakan kegiatan pembuatan eco enzyme untuk pertama kalinya. Bertempat di rumah kompos TPS3R RW 7 Dusun Jeding pada Jum’at sore (10/7/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 8 TPS3R tingkat RW, PKK Desa Junrejo, dan ibu-ibu dari Bank Sampah. Tampak hadir Kepala Dusun Jeding, Kaur Kesra Desa Junrejo dan pengurus UPT (Unit Pelaksana Teknis) pengelolaan persampahan tingkat Desa Junrejo.
Acara dibuka oleh Kaur Kesra Desa Junrejo, yang menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu telah menyelenggarakan acara pelatihan dan pembuatan eco enzyme semoga kegiatan ini bermanfaat bagi pengelolaan sampah di Desa Junrejo.

Gung Endah divisi eco enzyme tim praktisi selaku pendamping percepatan pengelolaan persampahan pada DLH yang datang bersama Suprapti Kanti langsung menyampaikan beberapa manfaat penggunaan eco enzyme selain dipakai untuk mengelola sampah organik juga dapat bermanfaat untuk kesehatan manusia.
Ketua TPS3R RW 07 Dusun Jeding Desa Junrejo Rosikin saat ditemui Jum’at (10/7/2026) menyampaikan,”Pembuatan eco enzyme hari ini dihadiri oleh 8 RW dari 8 TPS3R yaitu dari RW 1, RW 2, RW 3, RW 5, RW 6, RW 7, RW 9 dan RW 10. Alhamdulilah perwakilan dari TPS3R hadir semua dalam pembuatan eco enzyme ini.”
“TPS3R tingkat RW ini dibawah naungan UPT Pengelolaan Sampah Desa Junrejo rencananya eco enzyme yang dibuat ini nantinya selain dipakai di rumah kompos RW 7 juga dipakai ditempat lainnya. Seperti di TPS3R RW 1, RW 5 dan di RW 6 sudah mulai berjalan membuat tempat pengomposan sendiri. Sementara ini akan menjadi percontohan, kalau sudah bisa berjalan akan berpindah ke TPS3R di RW yang lain. Karena di TPS3R tingkat RW ini setelah melakukan pemilahan sampah organik, supaya bisa dapat diolah menjadi kompos dan dapat bermanfaat, “tuturnya.
“Sementara ini untuk pemrosesan sampah organik dengan menggunakan terpal plastik yang dibawahnya diberikan slang untuk menampung air lindi. Jadi TPS3R yang sudah ada pengelolaan sampah organiknya ada 4 RW, semoga TPS3R di ke-4 RW lainnya nanti juga akan mengikuti untuk membuat tempat pemrosesan sampah organik, “pungkas Rosikin.












