Kota Batu_Pintubatunews.com. Rumah kompos TPS3R Rejeki Barokah Desa Sumbergondo Kecamatan Bumiaji Kota Batu sudah mulai dipergunakan sejak (18/2/2026). Seminggu pertama baunya masih menyengat, setelah rutin dilakukan penyemprotan menggunakan campuran EM4 atau eco enzyme saat ini sudah tidak berbau. Jumlah sampah organik rata-rata setiap hari yang masuk ke sel sebanyak 16 keranjang dengan berat rata-rata 30 Kg.
Hal tersebut disampaikan oleh Juma’ati koordinator TPS3R Rejeki Barokah Desa Sumbergondo Sabtu, (7/3/2026) yang menjelaskan proses sampah organik yang dimasukkan ke sel rumah kompos. “Setelah pemilahan sampah organik dan anorganik oleh petugas pemilah di TPS3R ini. Sampah organik dilakukan pencacahan terlebih dulu dengan mesin pencacah. Sampah organik hasil pencacahan dimasukkan ke sel, setelah itu dilakukan penyemprotan dengan larutan EM4 atau menggunakan eco enzyme. Tujuan penyemprotan tersebut untuk mempercepat proses fermentasi, juga dapat mengurangi bau yang tidak sedap, “tuturnya.

“Sebagaimana di sel 1 yang tanpa dilakukan proses pencacahan, sampah organik 1 sel itu sudah penuh untuk 7 hari. Sedangkan yang di sel 2 sudah dilakukan pencacahan untuk 15 hari saja satu sel masih belum penuh. Saya yakin kalau perlakuan sampah organik dicacah terlebih dulu, 1 sel itu mampu untuk menampung sampah organik untuk satu bulan, “jelasnya.
“Rencananya kalau sudah tidak terlalu sibuk petugas yang melakukan pemilahan akan saya minta untuk melakukan pencacahan kembali sampah organik di sel 1. Masalahnya kesadaran warga untuk melakukan pilah sampah dari rumah masih sangat rendah. Juga di Sekolah Dasar Negeri Sumbergondo 01 sampah yang di masukkan tong sampah antara sampah organik dan anorganik menjadi satu tempat, untuk sampah yang bisa dijual memang sudah dipisahkan. Sedangkan di SMA Negeri 3 sudah dilakukan pemilahan sampah dengan tempat yang berbeda antara sampah organik dengan sampah anorganik, “pungkas Juma’ati.

Hal senada dibenarkan oleh Yoga petugas pemilah sampah, bahwa rumah kompos akan berjalan sukses perlu dukungan semua warga masyarakat untuk melakukan pilah sampah dari rumah. Bisa langsung diamati saat melakukan pemilahan sampah pagi ini, sampah yang ada dari 10 bungkus plastik ini, yang sudah sadar melakukan pemilahan sampah kurang lebih 2 bungkus saja.












