Berita  

Sambut Hari Waisak 2570 BE, Ummat Budha Malang Raya Gelar Gerakan Tuang Eco Enzyme Ke Sungai

Foto aksi Gerakan Tuang Eco Enzyme Ke Sungai

Kota Batu_Pintubatunews.com – Dalam rangka menyambut peringatan hari Tri Suci Waisak, Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Majelis/organisasi keagamaan Budha, pengurus Vihara, penyuluh agama Budaha, pengawas Pendidikan, guru agama Budha, Guru Sekolah Minggu Budha, Ummat Budha Se Malang Raya, Pemerintah Desa Mojorejo dan komunitas eco enzyme Kota Batu serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu menggelar acara penuangan eco enzyme ke kali/sungai pada Minggu (10/5/2026).

Foto Acara ceremonial digelar di Padepokan Dhammadipa Arama Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo Kota Batu, Minggu (10/5/2026) yang diikuti 150 orang.

Beberapa manfaat utama penuangan eco enzyme ke sungai antara lain untuk mengurai limbah organik, kandungan mikroba dan enzim dalam eco enzyme mempercepat proses penguraian kotoran dan limbah organik di parit, selokan, maupun sungai. Menjernihkan air dan menghilangkan bau, eco enzyme membantu membersihkan air yang kotor dan menghilangkan bau tidak sedap, sehingga memperbaiki kualitas fisik air sungai. Meningkatkan kualitas ekosistem, cairan ini dapat menurunkan tingkat polusi, meningkatkan kadar oksigen terlarut, serta mengurangi kadar logam berat, yang membantu menyeimbangkan ekosistem sungai. Mengurai minyak dan lemak, eco enzyme memiliki kemampuan memecah lemak dan minyak yang menyumbat saluran air, sehingga mengurangi risiko aliran air tersumbat. Mengurangi dampak lingkungan, penuangan eco enzyme ini merupakan langkah nyata dalam konservasi lingkungan yang berbiaya rendah dan ramah lingkungan.

Acara ceremonial digelar di Padepokan Dhammadipa Arama Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo Kota Batu, Minggu (10/5/2026) yang diikuti 150 orang. Dalam sambutannya ketua panitia Lusiana Dewi menuturkan, “Tujuan penuangan eco enzyme ini adalah membantu memperbaiki kualitas sungai yang melintas di Desa Beji Kecamatan Junrejo, mengedukasi kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan, memperkuat hubungan antar ummat beragama dengan aksi nyata memperbaiki kualitas lingkungan.”

Sementara itu koordinator eco enzyme Kota Batu Gung Endah dalam sambutannya menyampaikan beberapa manfaat eco enxyme salah satunya untuk memperbaiki kualitas sungai di Kota Batu yang tercemar. “Mari kita mencintai bumi ini. Eco enzyme adalah cairan serbaguna hasil fermentasi limbah organik (kulit buah/sisa sayuran), gula (merah/molase), dan air. Cairan berwarna cokelat ini beraroma asam manis, kaya manfaat sebagai pembersih alami, pupuk organik, dan disinfektan. Eco enzyme adalah solusi ramah lingkungan untuk mengurangi sampah rumah tangga, “tutur Gung Endah.

Foto Kepala Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo Rudjito saat memberikan sambutan

Kepala Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo Rudjito menyampaikan rasa syukur karena acara ini dapat terlaksana dengan tujuan untuk menjaga lingkungan dengan menuangkan eco enzyme ke sungai yang terbukti manfaatnya luar biasa.

Perwakilan dari DLH Kota Batu Gatot Susanto menegaskan, “Kegiatan penuangan eco enzyme ke sungai selain bermanfaat untuk memulihkan kualitas air secara alami dengan mengurai limbah organik, juga menghilangkan bau tidak sedap, mengurangi polusi (seperti lemak/minyak), dan meningkatkan kadar oksigen, sehingga memperbaiki ekosistem perairan.  Kota Batu sebagai tujuan wisata tentunya wisatawan yang datang ke Kota Batu juga membawa sampah, yang rata-rata setiap orang yang datang berpotensi membawa sampah minimal 0,5 kg per orang.”

Perwakilan Pembina Budha Jawa Timur Ketut Panji Budiawan menyambut baik acara penuangan eco enzyme ke sungai.

Foto pemberangkatan peserta aksi oleh Pembina Budha Jawa Timur Ketut Panji Budiawan

Aksi penuangan eco enzyme ini diberangkatkan oleh Perwakilan Pembina Budha Jawa Timur Ketut Panji Budiawan menuju 5 titik yaitu:

  1. Titik 1: Jembatan Watu Anyar Sarimun
  2. Titik 2: Jembatan Warung Ijo
  3. Titik 3: Jembatan Hotel Singhasari
  4. Titik 4: Jembatan Indomaret Beji
  5. Titik 5: Depan Warung Mbok Sri Desa Beji

Di kelima titik tersebut acara dimulai dengan do’a oleh smanera dilanjutkan dengan menuangkan eco enzyme dan diakhiri dengan fota bersama.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *