Rumah Kompos Jalibar Berseri Desa Oro Oro Ombo Segera Beroperasi

Suasana saat pemotongan tumpeng

Kota Batu Pintubatunews.com. Rumah Kompos adalah fasilitas rumah yang dibangun dan digunakan untuk mengolah sampah organik seperti sisa makanan, dedaunan, dan sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos melalui proses dekomposisi alami oleh mikroorganisme.

Rumah kompos di Kota Batu adalah program Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu untuk mengolah sampah organik skala desa/kelurahan dengan menargetkan 16 titik beroperasi pada tahun 2026 yang dapat membantu mengelola sampah di Desa Kelurahan dengan kapasitas 20 ton per hari.

Dari 16 titik tersebut, yang telah selesai dan siap beroperasi yaitu rumah kompos yang berada di Desa Oro Oro Ombo Kecamatan Batu Kota Batu. Dibangun oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) Jalibar Berseri.

Untuk menandai siap beroperasinya rumah kompos Desa Oro Oro Ombo yang terletak di Jalibar pada Senin (2/2/2026) dilakukan syukuran dengan memotong 2 buah tumpeng.  Kegiatan ini dihadiri oleh Wiweko Kepala Desa Oro Oro Ombo, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Oro Oro Ombo, pengurus kelompok swadaya masyarakat (KSM) TPS3R, Ketua Bumdes Oro Oro Ombo, juga tampak hadir dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu Endang Ari selaku PPTK, Arif Budiman selaku Pengadaan, Eni, Detty dan Pendamping TPS3R dari Bidang Pengelolaan Persampahan. Juga koordinator Tim Pendamping Rumah Kompos S. Catur Wicaksono.

Dalam sambutannya Endang Ari menekankan pemilahan sampah dari rumah lebih didorong agar proses pengolahan di TPS3R lebih terbantu dipemilahannya.

Foto Wiweko Kepala Desa Oro Oro Ombo berbaju warna putih ikut panen sawi.

Pada saat ditemui Kepala Desa Oro Oro Ombo Wiweko menyampaikan, “Saya berharap sampah organik bisa terkelola dengan baik dan sampah residu tertanggani. Di masa mendatang di Desa Oro Oro Ombo diharapkan tidak ada lagi yang melakukan pembakaran sampah.”

“Meskipun belum punya rumah kompos TPS3R sudah melakukan pengomposan dengan sistem juglangan (membuat lubang tanah untuk membuat kompos_Red). Hasilnya sayur sawi yang kita panen ini, “tuturnya.

“Semoga pembakaran sampah anorganik bisa ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu. Dalam jangka panjang saya berharap rumah kompos  ini bisa menjadi salah satu penyelesaian sampah secara keseluruhan di Desa Oro Oro Ombo, ” pungkas Wiweko mengakhiri penjelasannya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *