Manfaatkan Sampah Organik, TPS3R Taman Wisata Selecta Membuat Eco Enzyme

Foto bersama usai pembuatan eco enzyme

Kota Batu_Pintubatunews.com – Tempat Pengelolaan Sampah – Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Taman Wisata Selecta yang terletak di Dusun Gondang Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu, adakan pembuatan eco enzyme. Tampak hadir tim praktisi selaku pendamping percepatan pengelolaan persampahan dan tim pendukung Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu divisi eco enzyme Gung Endah dan Suprapti Kanti, Pokja 3 PKK Kecamatan Bumiaji, Pokja 3 PKK Desa Tulungrejo dan perwakilan relawan eco enzyme dari 5 Dusun yaitu Dusun Kekep, Dusun Gondang, Dusun Gerdu, Dusun Junggo dan Dusun Wonorejo.

Mereka datang ke TPS3R Senin (18/5/2026) pagi dengan membawa beberapa bahan organik yang belum tersedia seperti kulit apel. Taman wisata Selecta dengan luasan 8 hektar yang tentunya setiap hari menghasilkan sampah baik organik maupun anorganik yang sudah dikelola mandiri dengan sangat baik di TPS3R.

Foto Sinto koordinator Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPS3R Taman Wisata Selecta.

Koordinator Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPS3R Taman Wisata Selecta Sinto sangat menyambut baik kegiatan tersebut. “Kami ucapkan terimakasih sudah dibantu pembuatan eco enzyme ini. Yang tujuannya sangat baik, sehingga teman-teman bisa belajar dari ibu-ibu yang datang ke TPS3R ini. Sehingga bisa membuat eco enzyme sendiri, sebetulnya dulu juga sudah pernah membuat eco enzyme beberapa tahun yang lalu. Tetapi kurang maksimal karena keterbatasan waktu. Kami sangat terbantu sekali dengan kehadiran ibu-ibu yang telah datang hari ini membantu membuatkan eco enzyme, “tuturnya.

“Saat ini kami menggunakan EM4 produk dari pabrikan, dengan kebutuhan kurang lebih 1 liter perminggu. Masalahnya karena tenaga kerja untuk melakukan pembuatan eco enzyme sangat terbatas, jadi kami masih harus menyelesaikan tugas pokok yaitu pemilahan sampah ini. Nanti setelah 3 bulan mendatang eco enzyme sudah bisa dipanen, tentunya kami akan menggunakan ecoenzyme ini baik untuk proses pengomposan maupun untuk penyemprotan di TPS3R yang tentunya untuk mengurangi bau yang kurang sedap, “tegas Sinto.

Foto kesibukan petugas TPS3R Selecta melakukan pemilahan sampah.

Gung Endah menambahkan, “Pembuatan eco enzyme hari ini menggunakan bahan organik/sampah organik yang terolah sejumlah 45 kg, yang nantinya menghasilkan eco enzyme sebanyak 150 ltr.”

“Tadi saya juga sampaikan kepada ibu-ibu anggota PKK dan relawan eco enzyme, saat ini kalau mau membuat eco enzyme sendiri dirumah apabila ada yang membutuhkan bisa dijual seharga Rp 15.000,- per liter. Karena obat-obatan pertanian harganya mahal, saya melihat di perdagangan online ternyata sudah banyak yang menjual eco enzyme. Untuk itu hari ini saya sampaikan kalau kita hari ini sudah boleh menjual dengan harga Rp 15.000,- per liter, minimal bisa digunakan untuk pembelian mollase,”pungkas Gung Endah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *