Kota Batu_Pintubatunews.com _Pengurus Kelompos Swadaya Masyarakat (KSM) Tempat pengolahan sampah – reduce, reuse, recycle (TPS3R) Desa Tlekung Kecamatan Jurejo Kota Batu, merasa bersyukur penjualan sampah anorganik ke pengepul rongsokan selain dekat juga pembayarannya lancar.
Ketua KSM TPS3R Desa Tlekung Siari saat ditemui di kantornya Rabu (29/7/2026) menyampaikan, “Sampah anorganik seperti kertas, kardus, botol plastik bekas dan barang-barang logam yang bisa laku dijual, kami tampung di TPS3R ini paling lama hanya satu minggu saja. Setelah itu langsung kami antar dan dijual ke pengepul rongsokan UD. Rahayu Mulyo yang jaraknya dari TPS3R ini kurang lebih 700 meter, jadi cukup dekat.”
“Kami tidak pernah menyetock sampah anorganik sampai menumpuk dan buat apa ditimbun. Setiap akhir pekan pasti kami kirimkan ke pengepul. Karena kami tidak mencari-cari perbandingan harga jual yang mahal, yang penting sama-sama jalan, “tuturnya.

“Prinsip kami dari segi pembayaran pihak pengepul lancar dan saling menguntungkan. Karena lokasi pengepul khan juga sama-sama di Desa Tlekung tentunya kami dapat perlakuan khususlah. Awal mulanya kami juga dibantu, sewaktu masih belum memiliki armada juga dibantu dengan barang rongsokan yang telah dipilah mereka yang mengambil kesini. Selain jaraknya dekat juga pembayarannya selama ini tidak bermasalah itu saja sudah cukup. Kami bukan pedagang, hanya pengelola sampah. Saya pernah mendengar pengalaman dari teman yang menjadi pemulung, kalau mencari perbandingan harga lebih mahal potensi resiko tidak dibayar itu juga ada. Katanya barang sudah dibawa akhirnya tidak terbayar. Hal seperti itulah yang perlu kami antisipasi, “tegasnya.
“Dengan tanpa menimbun sampah anorganik tentunya halaman yang kosong nantinya dapat dimanfaatkan. Kami berencana setelah pembangunan pagar keliling di TPS3R ini selesai akan memanfaatkan kompos yang ada untuk budidaya tanaman dengan menggunakan polybag, “pungkas Siari dengan penuh keyakinan.












