Kota Batu_Pintubatunews.com _Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) tempat pengolahan sampah – reduce, reuse, recycle (TPS3R) Jalibar Berseri Desa Oro Oro Ombo Kecamatan Batu Kota Batu, menggunakan mesin press hidrolik dan manual untuk mengurangi volume sampah anorganik, menghemat ruang penyimpanan, dan mengefektifkan biaya pengangkutan.

Sekretaris KSM TPS3R Jalibar Berseri Desa Oro Oro Ombo Supati saat ditemui bersama Ketua KSM TPS3R Senin (27/7/2026) menyampaikan, “Pengurus KSM TPS3R Se Kota Batu pernah diajak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu studi banding ke TPS3R di Desa Mulyoagung Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Salah satu hasilnya yang kami terapkan di TPS3R Jalibar berseri ini yaitu pengepresan sampah anorganik yang akan dijual.”
“Sudah berlangsung 3 tahun kami menggunakan mesin press hidrolik hibah dari Pemerintah Kota Batu maupun press manual dengan membuat kotak berbahan kayu dan triplek. Untuk produk dari Unilever yang sudah dipress akan diambil setiap 3 bulan sekali, kemarin itu setelah dipress terkumpul 10 press sejumlah 562 Kg saat pengambilan, “tuturnya.
“Kalau jenis duplek dan botol-botol plastik bekas minuman, pengambilan sebulan bisa 2 atau 3 lagi tergantung jumlah barang yang berhasil kami pilah. Awalnya yang kami press itu dengan berat sampai 120 kg, ternyata dianggap terlalu berat saat menaikkan ke truk mereka tidak mampu. Akhirnya minta dibatasi maksimal berat hingga 80 kg supaya mudah menaikkan ke kendaraan. Jenis kardus yang kami press secara manual ini beratnya sekitar 30 kg per press, “tambahnya.

“Dengan melakukan pengepresan ini membuat area penyimpanan atau penampungan sampah di lokasi TPS3R menjadi lebih luas dan tidak cepat penuh. Sehingga hemat biaya angkut dengan mengurangi jumlah perjalanan truk pengangkut ke pabrik daur ulang karena muatan menjadi jauh lebih padat tentunya mengurangi biaya operasional, “pungkas Supati.












