TPS3R Dusun Caru Desa Pendem, Panen Eco Ezyme Sekaligus Membuat Lagi

Foto kesibukan saat panen eco enzyme sekaligus persiapan membuat eco enzyme lagi.

Kota Batu_Pintubatunews.com. TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle) Dusun Caru Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu adakan kegiatan panen dan pembuatan eco enzyme kembali untuk persediaan di rumah kompos.

Kegiatan itu diikuti oleh 30 orang terdiri dari perwakilan dari TPS3R, PKK Desa Pendem, relawan eco enzyme, pengurus Bank Sampah, juga dihadiri Artoko Pramono Pendamping TPS3R Koordinator Kecamatan Junrejo Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu. Dipimpin langsung oleh Gung Endah divisi eco enzyme Tim Praktisi selaku Pendamping percepatan pengelolaan persampahan pada DLH yang datang bersama Suprapti Kanti dan Yayuk.

Foto Suprapti Kanti bersama Sri Rahma dan Artoko Pramono Pendamping TPS3R Koordinator Kecamatan Junrejo.

Ketua TPS3R Dusun Caru Desa Pendem Sri Rahma saat ditemui Kamis (9/7/2026) menyampaikan, “Mulai pagi kami melakukan panen eco enzyme sebanyak 2 tong atau sejumlah 150 ltr. Setelah dilakukan pemanenan kami langsung membuat lagi, tenaga yang ada kita manfaatkan semaksimal mungkin.”

“Karena pekerjaan yang harus dilakukan saat panen lumayan banyak, tadi ada yang menyaring, lalu memasukkan ke galon 5 ltr dan juga ada yang memasukkan ke botol seberat 650 hingga 750 ml. Disamping itu ada juga yang langsung mempersiapkan proses pembuatan eco enzyme yang baru. Ada yang mencuci dan memotong bahan organik, ada yang menimbang molase, mengukur air sesuai jumlah perbandingannya. Setelah 2 tong dipanen langsung diisi kembali dengan bahan-bahan pembuatan eco enzyme yang baru. Rencananya hasil panen eco enzyme ini dipakai untuk pemrosesan dirumah kompos, juga akan dibagikan kepada ibu-ibu yang hadir antara lain PKK Desa, dan ibu-ibu dari Bank Sampah, “jelas Sri Rahma.

Foto panen eco enzyme dimasukkan dalam botol untuk dibagikan.

Anggota divisi eco enzyme Suprapti Kanti menambahkan, “Untuk pembuatan eco enzyme hari ini rencananya 2 drum dirubah menjadi 3 drum yang masing-masing berisikan @ 75 Ltr. Hal ini karena bahan organik dan mollase masih tersedia, setelah ditimbang ternyata cukup untuk pembuatan 1 drum eco enzyme lagi. Bahan organik yang dipergunakan antara lain kulit apel, kulit nanas, kulit semangka, kulit melon, kulit jeruk manis, kulit jeruk keprok dan papaya.”

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *