Kota Batu_Pintubatunews.com _Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) tempat pengolahan sampah – reduce, reuse, recycle (TPS3R) di Desa Sumberbrantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu belum terlihat kepengurusannya secara jelas. Sehingga rumah kompos yang berada dilokasi tersebut belum terkelola dengan baik, meskipun sejak Sabtu (25/4/2026) lalu sudah mulai diisi sampah organik. Dalam jangka waktu satu bulan sampah organik yang dimasukkan kesatu sel rumah kompos belum juga terisi seperempatnya. Padahal tumpukan sampah organik jenis sisa tanaman atau limbah dari pertanian menumpuk di depan rumah kompos.

Pekerja di TPS3R Desa Sumberbrantas Abdul Kafid saat ditemui di depan rumah kompos Kamis (28/5/2026) menuturkan, “Saya di TPS3R ini bekerja sebagai tenaga pemilah sampah sekaligus petugas yang melakukan pembakaran sampah residu sendirian tidak ada temannya. Adanya rumah kompos ini tidak bisa melakukan pengisian sampah organik setiap hari, karena saya baru dapat melakukan kalau semua pekerjaan yang utama sudah selesai. Hari raya saja saya juga masih bekerja disini menyelesaikan pemilahan dan pembakaran sampah residu.”
“Ada kantor juga isinya hanya almari, meja kursi dan hand sprayer saja, kantor yang ada jarang saya buka. Mau keluar masuk bagaimana nanti kalau kotor, repot untuk membersihkannya karena tidak ada air yang mengalir meskipun tersedia saluran air. Coba dilihat itu toilet ada krannya tapi tidak keluar air, juga tandon air tidak ada isinya. Seharusnya setelah memilah sampah ingin makan, atau minum harus mencuci tangan terlebih dahulu tetapi kenyataannya seperti ini, “keluhnya dengan nada memelas.
“Kalau mau rumah kompos ini bisa beroperasi setiap hari tentunya harus ada penambahan pekerja, supaya saya tidak sendirian seperti ini yang terkadang saya merasa jenuh karena tidak ada teman yang bisa diajak mengobrol, “pungkas Abdul Kafid.












